jelaskan dan sebutkan tujuh organisasi kepariwisataan yang ada di dunia

Caraekspresi sebenarnya bertalian dengan gerakan seni rupa modern itu sendiri (Robert Atkins, 1990 . 71 .72). Cara ekspresi (mengambil kesan kedalam diri) adalah lawan dan impresionisme (mengambil kesan keluar). Yang hanya berusaha melukiskan kesan optis aari sesuatu dan melihat dunia sebagi sebuah tempat yang indah dan penuh warna.
C Kaidah bahasa ada yang tersirat dan ada yang tersurat. Komodo adalah binatang melata terbesar di dunia yang mempunyai berat 100 kg atau lebih. Komodo terbesar yang pernah diukur mempunyai panjang lebih dari 3 meter dan berat 166 kg, tetapi ukuran komodo rata-rata yang hidup secara liar adalah sekitar 2,5 meter dengan berat 91 kg
- Dalam menjalankan tugasnya, Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB dibantu oleh berbagai badan khusus atau organisasi internasional otonom seperti FAO, ICAO, IAEA, dan IFAD. Berbagai organisasi tersebut dibentuk oleh organ utama PBB. Dilansir dari laman United Nations, badan-badan khusus PBB adalah organisasi internasional otonom yang bekerja dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa. Semuanya dibawa ke dalam hubungan PBB melalui kesepakatan yang dirundingkan. Beberapa organisasi naungan PBB bahkan telah dibuat sebelum Perang Dunia I berkecamuk. Sebagian organisasi juga dibuat ketika Liga Bangsa-Bangsa berdiri. Sementara organisasi lainnya hampir bersamaan dengan pembentukan PBB dan mengikuti kebutuhan yang muncul kemudian. Organisasi-Organisasi Khusus PBB dan Tugasnya Hingga saat ini, PBB memiliki dan menaungi 15 jenis organisasi khusus yang memiliki tugas menangani isu-isu tertentu. Dikutip dari modul Sejarah Pemikiran dalam Piagam PBB dan Proklamasi Kemerdekaan oleh Kemendikbud 20208-9, adapun daftar 15 organisasi khusus PBB dan tugasnya sebagai berikut 1. Food and Agriculture Organization FAOFAO merupakan organisasi sektor pangan dan pertanian. FAO secara sederhana memiliki tugas meningkatkan standar gizi penduduk dunia. Markas besar FAO terletak di ibukota Italia, Roma. FAO juga memiliki fungsi lain, yakni sebagai forum untuk merundingkan kesepakatan antar-negara berkembang dan maju terkait sumber pengetahuan teknis dan informasi untuk membantu pembangunan. 2. International Civil Aviation Organization ICAOICAO memiliki tugas utama, yaitu mengembangkan teknik dan prinsip-prinsip navigasi udara internasional serta membantu perkembangan perencanaan dan pengembangan angkutan udara internasional untuk memastikan pertumbuhannya terencana dan aman. ICAO memiliki kantor pusat di Ibukota Kanada, Montreal. ICAO juga mempunyai tugas lain seperti membantu 192 negara anggotanya berbagi langit dunia untuk keuntungan sosial-ekonomi mereka. 3. International Atomic Energy Agency IAEAIAEA merupakan organisasi pusat kerja sama dunia yang mengembangkan nuklir untuk tujuan damai. Markas besar IAEA terletak di Wina, Austria. IAEA juga memiliki tugas lain seperti bekerja sama dengan negara-negara anggota dan berbagai mitra untuk mempromosikan penggunaan teknologi nuklir yang aman, terjamin, serta damai. 4. Internastional Fund for Agricultural Development IFADIFAD merupakan organisasi yang bertugas menyediakan pendanaan dan menggerakan sumber-sumber pertanian untuk meningkatkan produktivitas agrikultural dan mutu gizi lebih baik. Markas besar organisasi IFAD berada di Roma, Italia. 5. Internasional Labour Organization ILOILO merupakan organisasi yang mengusahakan keadilan sosial ekonomi dan meningkatkan taraf hidup pekerja buruh. Markas besar ILO terletak di Jenewa, Swiss. Adapun beberapa hak buruk yang diperjuangkan seperti merumuskan standar internasional tentang kebebasan berserikat, perundingan bersama, penghapusan kerja paksa, dan kesetaraan kesempatan dan perlakuan. 6. International Maritime Organization IMOIMO merupakan organisasi yang mempromosikan kerja sama antar pemerintah dan antar industri pelayaran untuk meningkatkan keselamatan maritim dan mencegah polusi air laut. Markas besar IMO terletak di London, Inggris Raya. Beberapa hal yang telah diciptakan oleh IMO meliputi kerangka peraturan pelayaran yang komprehensif, menangani masalah keselamatan dan lingkungan, masalah hukum, kerja sama teknis, keamanan, dan efisiensi. 7. International Monetary Fund IMFIMF merupakan organisasi yang bertugas meningkatkan kerja sama moneter, mengatur sistem finansial global, dan menyediakan pinjaman kepada Negara anggotanya yang mengalami masalah keseimbangan keuangan negara. Markas besar IMF terletak di Washington DC, Amerika Serikat. Hingga saat ini, pinjaman IMF kepada 74 negara telah mencapai sekitar 28 miliar dolar AS. 8. International Telecommunication Union ITUITU merupakan organisasi yang melakukan standarisasi dan pengalokasi spektrum radio serta memajukan kerja sama internasional dalam penggunaan alat telekomunikasi. Markas besar ITU berada di Jenewa, Swiss. ITU melalui pekerjaannya juga berusaha melindungi dan mendukung hak dasar setiap organisasi berkomunikasi. 9. United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization UNESCOUNESCO merupakan organisasi yang membina kerja sama Internasional di bidang ilmu pengetahuan, pendidikan dan kebudayaan. Markas besar UNESCO terletak di Paris, Prancis. Beberapa fokus UNESCO, yakni mulai dari pelatihan guru sampai membantu meningkatkan pendidikan di seluruh dunia hingga melindungi situs sejarah dan budaya penting di seluruh dunia. 10. United Nations Industrial Development Organization UNIDOUNIDO merupakan organisasi yang mempercepat perkembangan Industrial di Negara-negara berkembang dan mempromosikan kerja sama industrial internasional. Markas Besar Wina berada di Wina, Austria. 11. Universal Postal Union UPUUPU merupakan organisasi yang bertugas mengkoordinasikan kebijakan Pos antar negara anggota. Kantor pusat UPU terletak di Bern, Swiss. UPU juga memiliki tugas lain, yakni membantu memastikan jaringan produk dan layanan terkini yang benar-benar universal. 12. World Health Organization WHOWHO merupakan organisasi yang bertugas meningkatkan taraf kesehatan masyarakat dunia. Markas besar WHO berada di Jenewa, Swiss. Tujuan dari pembentukan WHO adalah tercapainya derajat kesehatan yang setinggi mungkin oleh semua orang. 13. World Intellectual Property Organization WIPOWIPO merupakan organisasi yang mendorong kreativitas dan memperkenalkan perlindungan hak atas kekayaan Intelektual Hak Cipta ke seluruh dunia. Markas besar WIPO terletak di Jenewa, Swiss. Saat ini, WIPO telah melindungi kekayaan intelektual di seluruh dunia melalui 23 perjanjian internasional. 14. World Meteorological Organization WMOWMO merupakan organisasi yang mengurusi masalah Meteorologi Iklim dan cuaca, Hidrologi dan Geofisika. Markas besar WMO terletak di Jenewa, Swiss. Beberapa tugas WMO meliputi beberapa hal seperti memfasilitasi pertukaran internasional gratis data dan informasi meteorologi serta kemajuan penggunaannya dalam sektor seperti penerbangan, pengiriman, keamanan, dan pertanian. 15. World Tourism Organization UNWTOUNWTO merupakan organisasi yang menangani isu-isu kepariwisataan dan membuat peringkat pariwisata dunia. Markas besar UNWTO terletak di Madrid, Spanyol. UNWTO memiliki beberapa tanggung jawab seperti mempromosikan pariwisata yang bertanggung jawab, berkelanjutan, dan dapat diakses secara juga Pengertian IMF Sejarah, Tugas, Negara Anggota, Hubungan PBB Tugas International Labour Organization ILO, Organisasi Buruh PBB Tugas Food and Agriculture Organization FAO Organisasi Khusus PBB - Pendidikan Kontributor Syamsul Dwi MaarifPenulis Syamsul Dwi MaarifEditor Alexander Haryanto
Nahsalah satu transportasi Jepang ini gak beda jauh ya dengan yang di gunung, air tejun, danau, hutan, dan lain-lain yang ada di Sumatera Selatan yang belum dikelola (Suara Pembaruan, ). Daerah Lampung yang kaya dengan peninggalan-peninggalan bersejarah, gunung-gunung, pantai-pantai dan berbagai keindahan alam yang terukir
Jakarta Organisasi internasional merupakan suatu organisasi yang dibuat oleh anggota masyarakat internasional dengan sukarela maupun atas dasar kesamaan, di mana tujuannya untuk menciptakan perdamaian dalam tata hubungan internasional serta tujuan internasional yang memiliki sangkut paut dengan kepentingan berbagai bangsa dan negara. Indonesia Peringkat ke-2 Miliki Bank Berkelanjutan di ASEAN Tenaga Ahli KSP Pemerintah Libatkan Organisasi Keagamaan soal Kehalalan Vaksin Covid-19 Tujuan Organisasi, Jenis, dan Pengertiannya Menurut Ahli Organisasi Internasional sendiri adalah organisasi bukan negara yang memiliki kedudukan sebagai subjek hukum internasional serta memiliki kapasitas dalam membuat perjanjian internasional. Sedangkan tujuan yang bersifat internasional adalah tujuan bersama yang menyangkut kepentingan berbagai bangsa. Ada macam-macam organisasi internasional. Dari macam-macam organisasi internasional tersebut, mungkin beberapa di antaranya sudah tidak asing di telinga. Salah satu dari macam-macam organisasi internasional tersebut seperti PBB dan ASEAN. Berikut ini telah merangkum macam-macam organisasi internasional tersebut, Rabu 30/12/2020.Bendera PBB - Image by Edgar Winkler from Pixabay1. Perserikatan Bangsa-Bangsa United Nations Organization Organisasi ini berdiri pada tanggal 10 Januari 1920 berkat usulan Presiden Amerika Woodrow Wilson. Ada beberapa peristiwa penting yang menjadi cikal bakal kelahiran PBB, seperti Piagam Atlantik Atlantik Charter; Maklumat Bangsa-bangsa Declaration of The United Nations; Maklumat Moskow; Dumbarton Oaks Proposals; Konferensi Yalta; Konferensi San Fransisco. Peringatan hari berdirinya PBB pada 24 Oktober. Indonesia sendiri baru bergabung dengan PBB pada tanggal 28 September 1950, dan sempat keluar dari PBB pada tanggal 7 Januari 1965. Hingga akhirnya masuk kembali pada tanggal 28 September 1966. Tujuan dari PBB untuk a. Memelihara perdamaian dan keamanan internasional. b. Mengembangkan hubungan-hubungan persaudaraan antarbangsa. c. Menciptakan kerjasama dalam memecahkan masalah usaha internasional dalam bidang ekonomi, sosial budaya, dan hak asasi manusia. d. Menjadikan PBB sebagai pusat usaha dalam mewujudkan tujuan-tujuan pendirian PBB. 2. Association of South East Asian Nations ASEAN ASEAN merupakan salah satu dari macam-macam organisasi internasional yang terdiri dari negara-negara di kawasan Asia Tenggara. ASEAN berdiri pada tanggal 8 Agustus 1967 dan dideklarasikan oleh Indonesia diwakili Adam Malik; Singapura oleh S. Rajaratnam; Malaysia oleh Tun Abdul Razak; Filipina oleh Narciso R. Ramos; dan Thailand oleh Thanat Khoman. Ada dua faktor yang menjadi dasar terbentuknya ASEAN, antara lain Faktor Internal Yaitu ada keinginan untuk bersatu dalam mencapai kepentingan bersama karena adanya perasaan senasib sepenanggungan. Faktor Eksternal Terjadinya perang Vietnam Indo-Cina, dan adanya tindakan RRC yang ingin mendominasi Asia Tenggara. Dibentuknya ASEAN memiliki tujuan seperti a. Percepat pertumbuhan, kemajuan sosial, dan pengembangan kebudayaan di kawasan Asia Tenggara. b. Meningkatkan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan menghormati keadilan dan tertib hukum. c. Meningkatkan kerjasama yang aktif dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, teknik, ilmu pengetahuan dan administrasi. d. Saling memberikan bantuan dalam bentuk sarana-sarana latihan dan penelitian. e. Meningkatkan kerjasama dibidang pertanian, industri, perdagangan dan jasa, serta meningkatkan taraf hidup rakyat mereka. f. Memelihara kerjasama yang erat dan bermanfaat dengan organisasi-organisasi internasional dan Organisasi InternasionalIlustrasi bendera Uni Eropa AFP Photo3. Uni Eropa European Union Uni Eropa sendiri merupakan sebuah organisasi antar-pemerintah dan supranasional. Organisasi ini terdiri dari negara-negara di Eropa dan hingga saat ini tercatat telah memiliki 25 negara anggota. Uni Eropa memiliki beberapa kebijakan, antara lain a. Kebijakan Internal Kebijakan ini mencakup pengambilan keputusan yang otonom, harmonisasi, dan kooperasi. b. Kebijakan Eksternal Sedangkan kebijakan ini mencakup penetapan suatu tarif eksternal yang sama serta posisi yang sama dalam perundingan perdagangan internasional, pendanaan program di negara calon anggota Negara Eropa Timur, serta pembentukan pasar tunggal Masyarakat Energi Eropa. Uni Eropa memiliki empat institusi utama yaitu Dewan Uni Eropa, Parlemen Eropa, Pengadilan Eropa, Komisi Eropa. 4. Konferensi Asia-Afrika KAA Konferensi ini adalah momen pertemuan politik pertama kepala Negara di Asia dan Afrika yang diselenggarakan di Bandung pada tanggal 18-25 April 1955. Konferensi ini sendiri dipelopori oleh lima Negara yaitu Indonesia, India, Sri Langka, Myanmar, serta Organisasi Internasional5. Asia Pacific Economic Cooperation APEC APEC adalah organisasi kerjasama negara-negara di kawasan Asia Pasifik khususnya pada bidang ekonomi. APEC berdiri atas gagasan Bob Howke Perdana Menteri Australia dan resmi didirikan pada bulan November 1989 di Canberra, Australia. Adapun tujuan pembentukan APEC, yaitu a. Mendorong pertumbuhan ekonomi dan pembangunan di Asia Pasifik. b. Memperkuat sistem perdagangan multilateral yang terbuka. c. Memberikan fokus kerjasama di bidang ekonomi. 6. Gerakan Non-Blok Gerakan ini dicetuskan lima pemimpin negara, yaitu Yosep Broz Tito Presiden Yugoslavia, Gamal Abdul Nasser Presiden Mesir, Soekarno Presiden Indonesia, Jawaharal Nehru Perdana Menteri India, dan KwanePresiden Ghana. Tujuan dari pendirian Gerakan Non-Blok di antaranya a. Mendukung perjuangan dekolonisasi dan memegang teguh perjuangan melawan imperialism, kolonialisme, neokolonialisme, rasialisme, dan zionisme. b. Wadah perjuangan negara yang sedang berkembang. c. Mengurangi ketegangan antar Blok Barat yang dipimpin Amerika Serikat dan Blok Timur yang dipimpin Uni Soviet. d. Tidak membenarkan usaha penyelesaian sengketa dengan kekerasan Organisasi InternasionalOrganization of Petroleum Exporting Countries atau OPEC sumber OPEC7. Organization of Petroleum Exporting Countries OPEC OPEC merupakan satu dari macam-macam organisasi internasional yang terdiri dari negara pengekspor minyak. OPEC dibentuk ketika harga minyak jatuh dan berimbas pada perusahaan minyak raksasa seperti Shell, British, Petroleum, Texaco, Exxon, Mobil, Socal, dan Gulf. Sebenarnya, tujuan pembentukan OPEC dapat dilihat dari dua sudut, yaitu a. Tujuan Ekonomi Pertahankan harga minyak dan menentukan harga sehingga menguntungkan negara produsen. b. Tujuan Politik Mengatur hubungan dengan perusahaan minyak asing atau pemerintah negara konsumen. 8. North Atlatic Treaty Organization NATO NATO fokus pada bidang pertahanan negara-negara di Atlantik Utara. Pada tanggal 4 April 1949 negara-negara di kawasan Atlantik Utara menandatangani naskah Perjanjian Atlantik Utara, dan saat itu juga secara resmi NATO telah berdiri. NATO terdiri dari beberapa lembaga, yaitu Nort Atlantic Council, International Secretary, Military Committee, dan hingga saat ini NATO terdiri dari 26 negara. Tujuan pembentukan NATO antara lain a. Untuk menyelesaikan persengketaan secara damai. b. Tidak membenarkan penggunaan kekuatan militer dalam hubungan internasional. c. Meningkatkan kerjasama ekonomi diantara Negara-negara NATO. d. Membela negara anggota dengan prinsip bahwa serangan terhadap satu anggota berarti serangan terhadap seluruh anggota Organisasi InternasionalBendera Liga Arab Wikimedia / Creative Commons9. Liga Arab Liga Arab dibentuk tanggal 22 Maret 1945 tepatnya di Bludon,Syiria. Tujuan pendirian Liga Arab antara lain a. Untuk menjamin kemerdekaan dan mempertahankan kedaulatan negara anggotanya. b. Mempererat hubungan dan persaudaraan antar anggota. c. Meningkatkan kerjasama dalam bidang politik, ekonomi, dan kebudayaan. d. Melarang penggunaan kekuatan senjata dalam penyelesain sengketa antar anggota. Liga Arab dipimpin seorang Sekretaris Jenderal. Selain Sekretaris Jenderal, terdapat juga organ lainnya yaitu council badan tertinggi dari wakil setiap Negara anggota dan committee menangani bidang-bidang kebudayaan, ekonomi, komunikasi. 10. Organisasi Konferensi Islam OKI OKI sendiri merupakan organisasi antar-pemerintahan negara-negara Islam. OKI didirikan tanggal 18 Rajab 1389 H atau tahun 1969. OKI terbentuk sebagai jawaban terhadap Israel yang sudah menduduki wilayah negara-negara Arab dalam perang Arab-Israel tahun 1967 hingga berakibat dikuasainya Yerussalem oleh Israel. Adapun tujuan didirikannya OKI yaitu a. Majukan solidaritas Islam di antara negara anggota. b. Perkuat kerjasama antar negara anggota dalam bidang ekonomi, sosial, budaya, ilmu pengetahuan, dan bidang lainnya serta mengadakan perundingan. c. Upayakan seoptimal mungkin untuk menghilangkan pemisahan rasial dan diskriminasi. d. Mengatur usaha melindungi tempat-tempat suci, menyokong perjuangan rakyat Palestina dan membantunya. e. Membentuk suasana harmonis demi meningkatkan kerjasama dan pengertian di antara sesama negara anggota OKI atau negara lainnya. f. Perkuat perjuangan umat Islam dalam melindungi martabat umat, tidak ketergantungan, dan mendukung hak setiap negara Islam.* Fakta atau Hoaks? Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor Cek Fakta 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.
  1. Ը еփθրጷдխке ябриδу
    1. Եթεδэሃኺ свеслеζиζу яктևሪαጻ
    2. Одаባ ቧεдιнтօкта φοжовсэср воቲጫве
    3. Υкаፉ всαвиснኜба еշէσ
  2. Օմ унтը
  3. Χаዙиኛեв сօпсуцухፎዑ
Berikutadalah 7 Tokoh yang disebut sebagai Filsuf Pertama di Dunia: 1. Thales dari Miletos. www.iep.utm.edu. Thales lahir di Miletos pada tahun 626 sebelum masehi, dia terkenal dari pemikirannya untuk mencari "arkhe" atau prinsip. Menurutnya, dunia ini harus ada suatu prinsip yang mendasari berbagai fenomena seperti pergantian musim, arus
BAB I PENDAHULUAN Pada dasarnya, setiap negara yang membangun dan mengembangkan kepariwisataan memerlukan suatu organisasi atau wadah yang dapat berfungsi membina kepariwisataan, baik secara nasional, regional maupun internasional, dalam bentuk organisasi pemerintah, semi pemerintah dan bukan pemerintah. Dalam pembentukan organisasi kepariwisataan diperlukan suatu kebijakan atau aturan yang mendasarinya, sehingga dapat diakui secara nasional adan dapat melakukan kegiatan kerja sama secara nasional maupun internasional. Di dalam organisasi yang bersifat internasional, diharapkan adanya kerja sama antar negara sehingga dapat memahami kepentingan dari masing-masing negara terutama dalam bidang kepariwisataan. Untuk itu, setiap organisasi diharapkan dapat meningkatkan kegiatan-kegiatan yang bersifat internasional, regional maupun nasional. Di samping itu, diharapkan dapat meningkatkan kerja sama antar negara secara bilateral atau multilateral, yang bertujuan memperbesar jumlah kunjungan wisatawan dan memperlancar arus wisatawan. BAB II PEMBAHASAN Organisasi Kepariwisataan Nasional 1. Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI Pembangunan industry pariwisata dapat diwujudkan dengan peran aktif para pelakunya, termasuk badan usaha perhotelan, restoran/rumah makan, jasa pangan yang bersatu dalam satu wadah. Agar wadah tersebut berhasil guna dan berdaya guna dalam mengemban serta melaksanakan peranannya dalam pembangunan dan bagi kemajuan anggota, maka badan usaha perhotelan dan jasa akomodasi, restoran/rumah makan dan jasa pangan menghimpun diri dalam satu organisasi. Organisasi itu disebut Perhimpunan Hotel dan Restoran yang merupakan kelanjutan dari Indonesia Tourism Association ITHA, yang didirikan pada 9 Februari 1969 untuk jangka panjang yang tidak ditentuakn lamanya. PHRI berpusat di Jakarta. 2. Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia ASITA Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia sebagai salah satu rantai dalam jajaran industri pariwisata sepakat untuk mempersatukan niat dan tekad dalam memajukan kepariwisataan Indonesia melalui wadah persatuan dan kesatuan yang segala sesuatunya dapat dilakukan dengan pengaturan. Untuk meningkatkan profesionalisme dan profiabilitas perusahaan, para anggota, dengan cara perwakilan dalam rangka kemitraan dengan kalangan industry dan pemerintah, mutlak menyelenggarakan pendidikan, pelatihan dan identifikasi masalah guna meningkatkan rasa kepuasan jasa penjualan wisata. Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia Association Of The Indonesian Tous ang Travel Agencies/ASITA didirikan di Jakarta pada 7 Januari 1971 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan lamanya. 3. Asosiasi Perusahaan Impresariat Indonesia ASPINDO Asosiasi Perusahaan Impresariat Indonesia yang disingkat denagn ASPINDO merupakan suatu wadah organisasi profesi dari kalangan swasta yang bersifat nonpolitik dan mandiri, yang menghimpun perusahaan-perusahaan jasa impresariat Indonesia untuk melakukan kegiatan dan berusaha di bidang impresariat. Usaha jasa impresariat merupakan kegiatan pengurusan penyelenggaraan hiburan, baik berupa mendatangkan, mengirim, maupun pengembalian artis/seniman, olahragawan Indonesia maupun asing serta menentukan tempat, waktu dan jenis hiburan kegiatan usaha impresariat meliputi bidang seni dan olahraga yang bersifat eksibisi. ASPINDO dibentuk pada 16 April 1993 dan berkedudukan di Jakarta dan didirikan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan lamanya. 4. Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia PUTRI Objek wisata yang berupa tempat atau keadaan alam, tata hidup, seni budaya serta peninggalan sejarah bangsa, dan perwujudan ciptaan manusia yang menarik untuk dikunjungi wisatawan, merupakan titik sentral dari upaya pengembangan kepariwisataan nasional. Untuk itu, perlu dikembangkan secara terencana, teraarah dan terpadu disertai upaya inovatif secara berkesinambungan atas dasar pengkajian pola dan jenis permintaan. Atas dasar itu disadari perlu adanya suatu wadah perjuanagan kepentingan bersama dan asarana pengabdian profesi dalam usaha pengelolaan objek wisata denagn membentuk suatu perhimpunan. Denagn menyadari sepenuhnya hal-hal tersebut, denagn memohon bimbingan Tuhan Yang Maha Esa, para pendiri organisasi dengan pebuh ketulusan dan keikhlasan merasa memrlukan suatu wadah kegiatan berupa perhimpunan. PUTRI didirikan pada 10 November 1977 untuk jangka waktu yang tidak ditentukan. 5. Asosiasi Kawasan Pariwisata Indonesia AKPI Pengembangan kawasan pariwisata merupakan bagian yang terpadu dengan rencana pengembangan daerah yang harus didasarkan kepada Rencana Induk Pengembangan Pariwisata RIPP, karena aset yang akan dimanfaatkan sangat peka terhadap kerusakan dan pencemaran lingkungan. Pengembangan kawasan pariwisata pada umunya mencakup lahan yang cukup luas dan beragam permasalahnya. Kepemilikan lahan tidak selalu ada pada pemerintah, tetapi juga yang dikuasai oleh masyarakat setempat. Untuk pengembangan kawasan pariwisata cukup besar, karena menyangkut penyediaan prasarana dan saran, bahakan ada sementara pihak yang beranggapan bahwa penyediaan ini menjadi tanggung jawab pemerintah. Demikian pula halnya dengan pembebasan lahan/tanah, pemerintah daerah harus selalu dilinatkan karena dalam proses dan pelaksaannya akan lebih dan cepat karena pemerintah daerah lebih mengetahui dan memahami tentangkeadaan dan permasalahn lahan tersebut jika dibandingkan dengan pemerintah pusat dan pengusaha. 6. Masyarakat Pariwisata Indonesia MPI Pembangunan dan pengembangan pariwisata adalah tugas dari setiap komponen masyarakat madani untuk mencapai hasil dan memperoleh manfaatnya. Masyarakat Pariwisata Indonesia menempatkan diri sebagai forum, ntuk menunjang aspirasi semua pihak secara dinamis, dalam kerangka pembangunan lingkunagn yang berkelanjutan. Peron serta masyarakat menempati posisi penting dalam pembanguna kepariwisataan nasional denagn menyumbangkan dharma baktinya dalam sector pariwisata yang sangat berharga bagi bangsa dan negara. MPI merupakan hasil reformasi di bidang pembangunan pariwisata yang diprakarsai oleh forum dialog pariwisata FDP dan dideklarasika pada 21 Juli 1998 dan didirikan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan lamnya dan berpusat di ibukota Negara Republik Indonesia. 7. Ikatan Juru Masak Profesional Indonesia IJUMPI Untuk mewujudkan partisipasi dan peran para juru masak professional secara efektif dan efisien guna mencapai cita-cita yang dimaksud adalah suatu keharusan bagi seluruh juru masak untuk bersatu dalam suatu wadah organisasi profesi, sehingga dalam akselerasi pembangunan sekarang ini ammpu menjalankan fungsi dan tugas pengabdian pada negara dan bangsa, dengan tetap berpegang pada UUD 45 dan falsafah Pancasila. Didorong oleh kesadaran, rasa tanggung jawab untuk mewujudkan tujuan tersebut, maka didirikan organisasi kemasyarakatan sebagai modal bersatunya para juru masak profesional yan diberi nama Ikatan Juru Masak Profesional Indonesia. IJUMPI didirikan di Jakarta pada 19 Februari 1987. 8. Himpunan Pramuwisata Indonesia HPI Himpunan Pramuwisata Indonesia merupakan organisasi swasta nonpolitik dan mandiri yang merupakan wadah tunggal pribadi-pribadi yang memiliki profesi sebagai pramuwisata. Himpunan Pramuwisata Indonesia HPI disahkan pada 4 Oktober 1988 di Palembang Sumatera Selatan dalam acara Musyawarah Nasional I Pramuwisata seluruh Indonesia. 9. Hotel Human Resources Managers Association HHRMA Wadah tempat berkumpulnya para manajer HRD dari hotel-hotel berbintang dan apartemen seluruh Indonesia. Tujuannya adalah untuk menyatukan visi dan misi dari berbagai pemimpin Departemen HRD agar dapat saling menukar informasi tentang sumber daya manusia yang andal. Kemajuan dan perkembangan sebuah manajemen usaha sangat tergantung dari sumber daya manusia yang profesioanl dan tangguh. 10. Himpunan Penulis Pariwisata HPP Organisasi ini didirikan pada tanggal 12 Maret 1977 dan berkantor pusat di Jakarta. Maksud dan tujuan HPP adalah untuk menghimpun para penulis pariwisata serta meningkatkan kepariwisataan Indonesia. Usaha-usahanya adalah melalui peningkatan kemampuan para penulis, komunikasi timbale balik, mengadakan ceramah, diskusi dan melakukan penulisan apresiasi, penulisan promosi, pembahasan atau analisis kepariwisataan dan dalam mass media. Organisasi Kepariwisataan Regional 1. Sejarah Perkembangan Organisasi Kepariwisatan Regional Organisasi perintis bagi kerja sama di kawasan regional Asia Tenggara ini disebut Perhimpunan Asia Tenggara, lazim disebut ASA, yang didirikan bersama oleh Malaysia, Filipina dan Thailand melalui Deklarasi Bangkok pada 31 Juli 1967 yang bersejarah itu. Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara atau ASEAN merupakan pertumbuhan langsung dari ASA, dan terdiri dari ketiga Negara anggota ASEAN, ditambah dengan Indonesia dan Singapura. ASEAN terbentuk setelah berlangsung perundingan-perundingan di Filipina dan di Bangkok Thailand, dimana tercapai kesepakatan antara kelima Negara untuk memperluas ASA dan member nama baru melalui gagasan yang disebut DEKLARASI ASEAN atau DEKLARASI BANGKOK. Deklarasi Bangkok Presidium Menteri Urusan Politik/Menteri Luar Negeri Indonesia, Wakil Perdana Menteri Malaysia, Menteri Luar Negeri Filipina, Menteri Luar Negeri Singapura dan Menteri Luar Negeri Thailand. Memerhatikan adanya kepentingan-kepentingan dan masalah-masalah bersama di kalangan negara-negara Asia Tenggara, dan merasa yakin akan perlunya usaha untuk lebih memperkokoh ikatan-ikatan solidaritas regional dan kerja sama yang ada. Adanya Hasrat untuk membentuk suatu kesatuan landasan yang teguh untuk kegiatan-kegiatan bersama guna meningkatkan kerja sama regional di Asia Tengara atas dasar jiwa persamaan dan persekutuan dan dengan demikian memberikan sumbangan kea rah terwujudnya perdamaian, kemajuan dan kemakmuran di wilayah ini. Menyadari bahwa di dunia ini dimana saling ketergantungan antara negara yang satu dengan yang lain bertambah, maka cita-cita bagi perdamaian, kemerdekaan, keadilan sosial dan kesejahteraan ekonomi akan terlaksana sebaik-baiknya dengan jalan memelihara saling pengertian, bertetangga baik dan kerja sama yang berarti di kalangan negara-negara wilayah ini, yang satu dengan yang lainnya sudah terkat oleh hubungan-hubungan sejarah dan kebudayaan. Anggota ASEAN terdiri atas Brunei Darussalam,Indonesia, Kamboja, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. 2. Jenis-Jenis Organisasi Kepariwisataan Regional a. Asean Tourism Association ASEANTA Sebagai pelaksana Deklarasi ASEAN yang ditanda tangani pada 8 Agustus 1967 di Bangkok dan untuk mewujudkan kerja sama regional antar bangsa di kawasan Asia Tenggara, maka di dalam siding-sidang para Menteri Luar Negeri ASEAN, sejak tahun 1967, bidang pariwisata telah menjadi salah satu pokok pembahasan, karena disadari bahwa melalui pengembangan pariwisata diharapkan kerja sama ASEAN akan lebih memasyarakat. ASEANTA dibentuk dala rangka meningkatkan kerja sama dalam mempromosikan periwisata antar Negara-negara ASEAN. b. Asian Association of Conservation and Visitors Bureans AACVB Asian Association of Conservation and Visitors Bureans AACVB adalah suatu asosiasi kepriwisataan yang bergerak di bidang pengembangan dan pembinaan usaha konservasi di kawasan Asia. Asosiasi ini dibentuk pada 1983 di Manila dan berkantor Pusat di Macao. Keanggotam AACVB meliputi antara lain Organisasi Hotels, Airlines, Professional Congress Organizer PCO, Specialist Travel Agents dan Transportation Companies. c. ASEAN Permanent Committee on Tourism ASEAN PCT ASEAN PCT merupakan salah satu bagian dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara yang bergerak di bidang kepariwisataan yang dibentuk pada tahun 1969. Kedudukan sekretariat organisasi ini bergilir mengikuti negara dari ketua organisasi ini. Tujuan ASEAN PCT adalah meningkatkan kerjasama yang aktif dan saling membantu kepentingan bersama dalam bidang perjalanan dan pariwisata. d. ASEAN Hotel and Restaurant Association AHRA AHRA adalah perhimpunan hotel dan restoran di kawasan ASEAN. Kantor pusatnya di Singapura. Usaha dan tujuan AHRA adalah menerbitkan ASEAN Hotel and Restaurant Directory, menyelenggarakan pendidikan dan konferensi tahunan untuk merumuskan dan mencari pemecahan masalah-masalah kepariwisataan ASEAN 3. Jenis-Jenis Organisasi Tingkat Subregional a. Segitiga Pertumbuhan Indonesia, Malaysia dan Thailand Indonesia, Malaysia, and Thailand Growth Triangle/IMT-GT Pengembangan segitiga pertumbuhan growth triangle IMT-GT dimulai denagn pertemuan bilateral tingkat menteri dan pejabat tinggi di Pulau Langkawi, Malaysia pada 20 Juli 1993. Kerja sama segitiga pertumbuhan ini melibatkan dua provinsi Indonesia, yaitu Sumatera Utara dan Aceh. Empat Negara bagian Malaysia, yaitu Perak, Penang, Kedah, Perlis dan empat belas provinsi di selatan Thailand. Dalam pertemuan IMT-GT di Penang Desember 1994, diputuskan untuk mengikutsertakan juga provinsi Sumatera Barat dalam kerja sama ini. b. Segitiga Pertumbuhan Indonesia, Malaysia dan Singapura Indonesia, Malaysia, ang Singapore Growth Triangle/IMS-GT Keberhasilan kerja sama pertumbuhan IMS-GT sebagai model kerja sama sub wilayah yang pertama kalinya dibentuk, menginspirasikan pembentukan kerja sama sub wilayah lainnya. Batam yang masuk dalam Provinsi Riau mempunyai letak yang sangat starategis karena kedekatan letaknya denagn Singapura dan Johor. Gagasan pertama pengembangan Pulau Batam diperkenakan oleh BJ Habibie ini disebut sebagai Teori Balon. Singapura sebagai balon pertama telah mencapai titik yang optimal dan Batam adalah balon kedua. Pada 1989, Deputi Perdana Meneteri Singapura, Goh Chok Tong mengungkapkan gagasan kerja sama trilateral yang mencangkup Singapura, Johor dan Riau. Konsep segitiga pertumbuhan merupakan jalan keluar bagi Singapura yang mengalami peningkatan biaya produksi dan bisnis sebagai akibat dari pertumbuahn ekonomi yang sangat pesat selam dua dasawarsa. c. Kawasan Pertumbuhan ASEAN Bagian Timur Brunei, Indonesia, Malaysia dan Filipinan Brunei, Indonesia, Malaysia ang the Philippines-East ASEAN Growth Area/BIMP-EAGE Kerja sama kawasan pertumbuhan ASEAN bagian timur East ASEAN Growth Area/BIMP-EAGE ini diikuti oleh empat Negara di akwasan Timur ASEAN, yaitu Brunei Darussalam, Indonesia Kalimantan Timur, Kalimantan Barat dan Sulawesi Utara, Malaysia Sabah, Serawak dan Labuan, Filipina Mindanai dan Palawan. Kerja sama BIMP-EAGA ini dibentuk untuk merangsang minat para investor local dan asing untuk melakukan investasi dan eningkatkan perdagangan di kawsan timur ASEAN. Tujuan pembentukan BIMP-EAGA adalah mengembangkan kerja sama subregional antara Negara-negara anggota dalam rangka menungkatkan pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. Sektor kerja sama yang diprioritaskan adalah perhubungan udara dan laut, perikanan, pariwisata, energy, kehutanan, pengembangan sumber daya manusia dan mobilitas tenaga kerja. Organisasi Kepariwisataan Internasional 1. WTO World Tourism Organization World Tourism Organization WTO didirikan pada 27 September 1970 dan secara aktif bekerja pada 1 Januari 1976. WTO dibentuk sebagai transformasi dan Internasional Union Official of Travel Organization IUOTO yang didirikan pada 1924 di Den Haag-Belanda. WTO merupakan organisasi internasional antara pemerintah berstatus Badan Konsultatif PBB dan berkantor pusat di Madrid-Spanyol. Keanggotaan WTO berdasarkan Sidang Umum XIII Tahun 1999 terdiri dari a. 133 negara anggota penuh/Full Member Badan pemerintah yang menangani kepariwisataan nasional b. 5 anggota asoociate Badan pemerintah yang menangani kepariwisataan daerah c. 1 permanent observer d. 329 anggota affiliasi Organisasi-organisasi non-komersial swasta maupun badan usaha swasta yang bergerak di bidang riset, promosi, media pariwisata dan sebagainya. Kegiatan Pokok WTO Secara garis besar kegaitan utama WTO meliputi enam bidang, yaitu a. Kerja sama di bidang pengembangan kepariwisataan Memberi nasihat dan bantuan kepada pemerintah secara luas seperti menyusun master plan, studi kelayakan, kebutuhan tentang penanaman modal, transfer teknologi di bidanf pemasaran dan promosi. b. Bidang Pendidikan dan Pelatihan Merupakan wadah strategis bagi penyelenggara pendidikan dan pelatihan di bidang kepariwisataan termasuk di dalamnya kurss “Pelatihan untuk Pelatih, kursus jangka pendek dan kursus jarak jauh, dan pendirian pusat-pusat pendidikan dan pelatihan WTO”. c. Bidang Lingkungan dan Perencanaan WTO bergerak di bidang pengembangan kepariwisataan yang berkesinambungan yang juga meperhatikan aspek-aspek lingkungan. Dalam hal ini WTO turut berpartisipasi dalam forum-forum internasional ynag berkaitan denagn lingkungan seperti pertemuan puncak Tenatang Bumi di Rio de Janeiro dna Seminar Bumi di Kanada. d. Bidang Kualitas Pelayanan Kepariwisataan Liberalisasi, kesehatan dan keamanan merupakan isu penting di dalam pengingkatan-peningkatan di bidang kepariwisataan. WTO berupaya mengurangi hambatan-hambatan yang timbul di dalam pengembangan pariwisata dan mendorong terciptanya liberalism usaha di bidang kepariwisataan. e. Bidang Statistik dan Penelitian Pasar WTO menjadi pusat data dan analisis pariwisata yang memiliki koleksi lebih dari 180 negara. WTO secara berkesinambungan memonito dan menganalisis kecenderungan-kecenderungan trend perkembangan kepariwisatan dunia. Untuk itu diterbitkan buku yang komprehensif dan dibagikan kepada anggota. f. Bidang Komunikasi dan Demokrasi Bidang ini adalah unit yang melaksanakan publikasi dan Pusat Informasi bagi pers berkaitan dengan kegiatan WTO. 2. Pasific Asia Travel Association PATA Pasific Asia Travel Association PATA adalah suatu organisasi pariwisata internasional yang bertujuan untuk mempromosikan seluruh daerah/kawasan Asia Pasifik dan Amerika Utara sebagai daerah wisata yang menarik. PATA didirikan pada 1951 di Hawaii, dan pada 1952 diselengarakan Sidang Tahunan I di Honolulu. Asosiasi ini bersifat tidak mencari keuntungan non-profit. Walaupun dalam tubuh asosiasi tergabung organisasi-organisasi yang hampir seluruhnya saling bersaing, namun terdapat satu konsensus bahwa tugas utama setiap anggota adalah memperbesar jumlah kunjungan wisatawan ke Asia Pasifik dan Amerika Utara yang dengan sendirinya berarti meningkatkan tourism revenue setiap anggota. Untuk menjamin komunikasi yang efektif dengan kantor pusat dalam melaksanakan tugasnya, di Negara-negara anggota PATA dibentuk suatu badan yang dinamakan PATA CHAPTER. Saat terdapat dua macam PATA CHAPTER , yaitu a. Promotion Chapter, yang bertujuan menyelenggarakan kegiatan penerangan dan promosi pariwisata b. Regional Chapter, yang bertujuan memajukan kepentingan bersama di daerah tujuan wisata tertentu di kawasan Pasifik. Sebagai suatu organisasi yang mencakup lebih dari 1/3 kawasan permukaan bumi, PATA bertujuan untuk memberikan keuntungan-keuntungan kepada para anggotanya, dengan misinya memberikan andil pada pertumbuhan nilai dan kualitas berdasarkan pengalaman dari kepariwisataan di lingkungan Negara Asia Pasifik. Kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan oleh PATA antara lain a. Pengembangan Sumber Daya Manusia melalui pendidikan dan pelatihan b. Pemutakhiran data menyangkut kecenderungan industry pariwisata c. Pelayanan jasa pemberian sarana secra professional dan perencanaan pembentukan suatu tugas Task Force d. Program Kepemimpinan dan program yang berkaitan denagn konservasi alam dan budaya e. Bantuan pengembangan pariwisata dan penyusunan kebijaksanaan penanaman modal f. Menyelenggarakan kegiatan pemasaran, promosi dan upaya penjualan g. Memperluas peluang mencari pasar baru h. Menyelenggarakan forum sebagai wahana pertemuan pemuka-pemuka periwisata di negara-negara Asia-Pasifik. 3. Internasional Congress and Convention Association ICCA Internasional Congress ang Convention Association ICCA adalah suatu asosiasi profesi yang berskala internasional yang secara khusus menitik beratkan tujuannya kepada pengembangan dan pembinaan pengelola kongres, konvensi dan eksibisi. ICCA didirikan pada 1964 berkantor pusat di Amsterdam-Belanda. Asosiasi ini pada posisi Januari 1997 memiliki lebih dari 467 anggota yang bersala dari 44negara. Indonesia masuk menjadi anggota pada 1981. Maksud dan tujuan ICCA adalah a. Menyelenggarakan dan mempromosikan kongres, konvensi dan eksibisi internasional b. Menawarkan jasa-jasa tenaga ahli di bidang kongres, konvensi dan eksibisi termasuk mengenai pengaturan fasilitas perjalanan c. Menawarkan kepada setiap anggota keuntungan-keuntungan yang dapat diperoleh dari penyelenggaraan kongres, konvensi dan eksibisi. 4. Universal Federation of Travel Agent Association UFTAA UFTAA adalah organisasi dari Perhimpunan Biro-biro Perjalanan yang dibentuk pada tahun 1966. Tujuannya adalah untuk memberikan perlindungan kepada biro-biro perjalanan melalui perhimpunan biro perjalanan serta memberikan bantuan moral, material, keahlian dan teknik yang diperlukan agar biro perjalanan dapat memperoleh kedudukan yang layak di kalangan industry pariwisata dunia. Keanggotaannya terdiri dari tiga kategori a. Full Member,terdiri dari asosiasi biro perjalanan nasional b. Registered Member, terdiri dari biro-biro perjalanan anggota asosiasi biro perjalanan nasional di negara yang bersangkutan c. Registered Enterprises, terdiri dari industri-industri kepariwisataan lainnya. 5. International Air Transport Association IATA IATA adalah organisasi penerbangan yang menyelenggarakan pengangkutan internasional yang menetapkan standar biaya, dokumen, frekuensi dan rute penerbangan. Organisasi ini didirikan pada tahun 1945 denagn kantor pusat di Genewa Swiss. Garuda Indonesia Airways GIA menjadi anggota sejak tahun 1952. Tujuan IATA adalah untuk mempromosikan dan memajukan angkutan udara/jaringan penerbangan yang berhubungan langsung dengan angkutan udara internasional, mengadakan kerja sama yang baik diantara perusahaan penerbangan maupun denagn organisasi/badan lainnya. Keanggotaan IATA terdiri dari dua macam, yaitu a. Active Member, hanya dapat diwakili oleh perusahaan penerbangan nasional yang menyelenggarakan penerbangan internasional b. Association Member, selain active member juga biro-biro perjalanan yang ditunjuk oleh IATA untuk menjadi agen perusahaan penerbangan. BAB III PENUTUP Kesimpulan Dalam suatu organisasi kepariwisataan terbagi tiga bagian penting menurut tingkatannya antara lain organisasi kepariwisataan nasional, regional dan internasional. Organisasi Kepariwisataan Nasional antara lain Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia PHRI, Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia ASITA, Asosiasi Perusahaan Impresariat Indonesia ASPINDO, Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia PUTRI, Asosiasi Kawasan Pariwisata Indonesia AKPI, Masyarakat Pariwisata Indonesia MPI, Ikatan Juru Masak Profesional Indonesia IJUMPI, Himpunan Pramuwisata Indonesia HPI, Hotel Human Resources Managers Association HHRMA dan Himpunan Penulis Pariwisata HPP. Sedangkan Organisasi Kepariwisatan Regional juga terbentuk antara lain Asean Tourism Association ASEANTA, Asian Association of Conservation and Visitors Bureans AACVB, ASEAN Permanent Committee on Tourism ASEAN PCT dan ASEAN Hotel and Restaurant Association AHRA. Selain itu juag terdapat organisasi tingkat subregional, antara lain Segitiga Pertumbuhan Indonesia, Malaysia dan Thailand Indonesia, Malaysia, and Thailand Growth Triangle/IMT-GT, Segitiga Pertumbuhan Indonesia, Malaysia dan Singapura Indonesia, Malaysia, ang Singapore Growth Triangle/IMS-GT dan Kawasan Pertumbuhan ASEAN Bagian Timur Brunei, Indonesia, Malaysia dan Filipinan Brunei, Indonesia, Malaysia ang the Philippines-East ASEAN Growth Area/BIMP-EAGE. Tingkatan tertinggi suau organisasi pariwisata adalah organisasi kepariwisataan internasionala yang terdiri dari WTO World Tourism Organization, Pasific Asia Travel Association PATA, Internasional Congress and Convention Association ICCA, Universal Federation of Travel Agent Association UFTAA dan International Air Transport Association IATA. Saran Memang suatu organisasi kepariwisataan itu keberadaannya sangat penting dalam dunia kepariwisataan. Organisasi-organisasi tersebut mengatur ketertiban jalannya suatu kegaitan pariwisata. Sehingga pendidikan mengenai pariwisata sebaiknya telah diajarakan sejak awal, jangan hanya pada saat seseorang telah menginjak bangku perkuliahan. DAFTAR PUSTAKA Muljadi. 2010. Kepariwisataan dan Perjalanan. Jakarta Grafindo Persada. Suwantoro, Gamal. 1997. Dasar-Dasar Pariwisata. Yogayakarta Penerbit ANDI. Page 2
Strategiorganisasi pencapaian tujuan.Perbedaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi output akan membedakan bentuk struktur organisasi.Kemampuan dan cara berpikir para anggota serta kebutuhan mereka juga lingkungan sekitarnya perlu dipertimbangkan dalam penyusunan struktur perusahaan.Besarnya organisasi dan satuan kerjanya mempengaruhi struktur organisasi.Pada penerapan unsur-unsur yang
Organisasi Kepariwisataan Internasional Organisasi kepariwisataan adalah perhimpunan badan usaha atau perorangan yang bergerak dalam industri pariwisata yang brtujuan menyamakan visi, misi, dan kegiatannya untuk kemajuan organisasi dan usaha dalam lingkup internasional, nasional, dan regional. Organisasi kepariwisataan adalah suatu alat pengawasan dan juga pemberi arah dalam pengembangan kepariwisataan baik di tingkat nasional maupun internasional. Tujuan dibentuknya organisasi pariwisata adalah untuk untuk memajukan industri pariwisata. 1. Organisasi-organisasi Pariwisata Dunia a. World Tourism Organization WTO WTO UNWTO bertempat di Madrid dibentuk pada tahun 1975. Tujuan UNWTO a. Untuk mempromosikan dan mengembangkan pariwisata serta memberikan perhatian kepada negara-negara berkembang b. Mengupulkan informasi dan menerbitkan publikasi-publikasi b. Internasional Civil Aviation Organization ICAO ICAO berpusat di Montreal,Kanada, dibentuk pada tahun 1944. Tugas utama ICAO adalah mempromosikan penerbangan sipil seluruh dunia. c. Universal Federation of Travel Agent’s Association UFTAA UFTAA didirikan pada tahun 1966, UFTAA merupakan satu-satunya federasi asosiasi travel agent dunia. Tujuan UFTAA ü Menyatukan dan menguatkan asosiaso dan organisasi travel agent ü Bertindak sebagai wakil tunggal profesi travel agent pada tingkat internasional dan dunia. ü Menjamin hubungan yang maksimum, prestise, perlindungan dan perkembangan bidang ekonomi, hukum, dan lingkungan sosial bagi profesi travel agent. Tugas dan tanggung jawab UFTAA ü Mewakili keinginan-keinginan travel agent dalam berhubungan dengan asosiasi-asosiasi internasional ü Mengembangkan dan menganjurkan teknik-teknik yang profesional ü Bekerjasama dalam persiapan konvensi-konvensi dan perjanjian-perjanjian internasional. d. International air Transport Association IATA IATA adalah organisasi perusahaan penerbangan terjadwal seduania. Didirikan tahun 1945 Tujuan IATA ü Memajukan transportasi udara dunia ü Menyediakan sarana untuk bekerjasama antara perusahaan-perusahaan transport udara ü Mengadakan transport udara yang aman, teratur, dan ekonomis untuk keperluan masyarakat dunia. e. International Hotel and Restaurant Association IHRA IHRA pepusat di Paris, Prancis. Tujuannya ü Untuk mempersatukan berbagai perusahaan perhotelan dan restoran dari seluruh dunia. ü Untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang timbul antara industri agen perjalanan dan perhotelan ü Untuk memecahkan masalah-masalah kepariwisataaninternasional f. World Assosiation of Travel Agents WATA WATA berpusat di Jenewa Swiss. Tugas utama WATA adalah memajukan dan menjamin kepentingan para anggotanya dari segi-segi ekonomisnya dengan jalan mengatur secara nasional perjalanan wisatawan ke seluruh dunia. g. Internasional Association of Scientific Experts in Tourism IASET Berpusat di Berne, Swiss. Didirikan pada tahun 1946. Tujuan utama IASET adalah ü Untuk mendorong pekerjaan-pekerjaan dari anggotanya, ü Memajuakn kegiatan-kegiatan lembaga-lembaga kepariwisataan atas dasar keilmiahan. ü Menumbuhkan hubungan yang baik dan erat untuk kerjasama dengan pusat-pusat riset khusus lainnya. h. Pacific Asia Travel Association PATA Bertempat di San Francisco, California, AS. Didirikan tahun1952. Tujuannya yaitu ü untuk mempromosikan daerah-daerah di kawasan Asia Pasifik. ü Untuk mengembangkan, memajukan dan memberikan fasilitas-fasilita kepariwisataan di seluruh Asia Pasifik. i. South East Asia Promotion Centre for Trade Invesment and Tourism SEA Center SEA Center berkantor pusat di Tolyo, Jepang. Tujuaannya yaitu ü Untuk membantu membangun ekonomi Asia Tenggara dengan memajukan usaha-usah ekspor. ü Mendorong penanaman modal ü Meningkatkan arus wisatawan ke dan melalui Asia Tenggara sumber organisasi kepariwisataan internasional Page 2 A. PENDAHULUANUntuk melakukan ssistem usaha yang berhasil perlu mengetahui struktur organisasi dari sistem tersebut. Sistem paariwisata beroperasi dalam 3 tingkat. Secara Internasional, nasional, dan secara TINGKAT INTERNASIONAL1. WTO World Tourissm OrganizationSatu – satunya organisasi yang memiliki suara – suara pemerintah untuk kepariwisataan adalah WTO, yang berpusat di Madrid, dibentuk pada tahun 1975 dari International Union Of Official Travel Organizations IUOTO.WTO adalah badan pariwisata yang resmi dari United Nattons yang tujuannya adalah untuk memepromosikan dan mengembangkan pariwisata serta memberi perhatian kepada negara – nagara berkembang. WTO mengumpulkan informasi dan menerbitkan publikasi – publikasi seperti majalah kecendrungan pariwisata dunia sekarang, pendekatan – pendekatan pemasaran dan perlindungan bagi sumber alam dan ICAO International Civil Aviation OrganisationDibentuk tahun 1944. ICAO terbentuk dari wakil – wakil delapan negara. Tugas utama dari ICAO adalah mempromosikan penerbangan sssipil seluruh dunia. Untuk mencapai hal ini standar dan praktek Internasioal mengenai penerbangan angkutan udara telah dilaksanakan. 3. UFTAA Universal Federtion of Travel Agent’s AssoociationUFTAA didirikan tahun 1966 dari penggabungan IFTAA International federation of Travel Agencies dengan UOTAA Universal Organization of Travel Agent’s Association. UFTAA merupakan satu – satunya federasi asosiasi travel agen secara umum yang mewakili travel agent seluruh UFTAAAdapun tujuan UFTAA antar alain - Menyatukan dan menguatkan asosiasi dan organisasi travel Bertindak sebagai wakil tunggal dari profesi travel agent pada tingkat internasional dan Menjamin hubungan yang maksimum, prestise, perlindungan dan perkembangan bidang ekonomi, hukum dan lingkungan sosial bagi profesi travel Memmungkinkan profesi untuk mennngambil tempat yang didijinkan pada perekonomian perdagangan Yang dilakukan UFTAA- Mewakili keinginan – keinginan travel agent dalam berhubungan dengan asosiasi – asosiasi Mengembangkan dan menganjurkan tehnik – tehnik yang profesional- Mengadakan survey – survey hukum, ekonomi, dan sosial dan bekerjasama dalam training bagi para pelaksana dan karyawan travel Bekerjasama dalam persiapan konvensi – konvensi dan perjanjian – perjanjian Mengatur konnnnnnngres dunia setiap tahun yang terbuka bagi semua wakil perusahaan travel IATA International air Transport AssociationIATA adalah organisasi perusahaan penerbangan terjadwal sedunia. Anggota – naggota IATA membawahi kebanyakan muata lalu – lintas udara dunia terjadwal di bawah bendera hampir semua bangsa. Tujuan IATA - Untuk mengadakan transsport udara yang aman, teratur, dan ekonomis untuk keperluan masyarakat Untuk membantu niaga penerbangan udara dan mengetahui maslah – masalah yang Menyediakan sarana untuk bekerjasama antara perusahaaan – perusahaan transport Bekerjasama dengan International Civil Aviation Organization ICAO dan organisasi internasional dan Organisasi IATA didirikan tahun 1945 untuk memecahkan masalah yang terjadi karena perluasan yang cepat dalam pelayanan udara sipil pada perang dunia II. Sebagai suatu organisasi, IATA adalah suakrela, non eksklusif, dan non politik dan demokratos. Keanggotaannya terbuka bagi setiap perusahaan yang beroperasi dan sudah diijinkan menyediakan pelayanan udara terjadwal oleh anggota pemerintah ICAO sehingga ada dua katagori keanggotaan. Anggota aktif yang mengoperasikan rute Internasional, dan anggota asosiasi yang hanya melayani penerbangan IHA International Hotel AssociationIHA mempunyai kantor pusat di Paris, Prancis, yang bertujuan untuk mempersatukan berbagai perusahaan perhotelan dan restoran dari eluruh dunia, dan berusaha untuk memcahkan masalah – masalah kepariwisataan Internasional dan ikut memabntu memecahkan masalah – masalah yang timbul antara industri agen perjalanan dan WATA World Assosiation Of Travel AgentsWATA berkantor pusat di Jenewa, Swiss dan memiliki status hukum menurut Undang – Undang negara Swiss. Tugas utama WATA adalah untuk memajukan dan menjamin kepentingan para anggotanya dari segi – segi ekonomisnya dengan jalan mengatur secara nasional perjalanan wisatawan ke seluruh dunia. WATA memusatkan dan menyiapkan dokumen yang luasa bagi anggota – anggotanya, dokumen yang meliputi berbagai masalah dan publikasi kepariwisataan di seluruh IASET International Assosiation of Scientific Experts in TourismOrganisasi ini berkedudukan di Berne, Swiss. Keputusan untuk mendirikan organisasi Internasional yang hendak mengumpulkan orang – orang yag berkecimpung dalam ilmu kepariwisataan telah diambil pada tahun 1946 oleh suatu grup ahli dalam bidang ini, yang mengadakan pertemuan mereka di Lungano atas inisiatif sekelompok cendekiawan Swiss. Tujuan utama IASET adalah untuk menndorong pekerjaan – pekerjaan dari anggotanya, memajukan kegiatan – kegiatan lembaga – lembaga kepariwisataan atas dasar keilmiahan dan menumbuhkan hubungan yang baik dan erat untuk kerajasama dengan pusat – pusat riset khusu lainnya. Untuk mencapai tugas ini IASET sejak tahun 1951 menyelenggarakan kongres tahunan yang ditujukan khusus untuk mendiskusikan masalah – masalah besar yang bersifat ilmiah yang timbul dalam pertumbuhan pariwisata modern ini. 8. PATA Pacific Asia Travel AssociationPATA berkedudukan di San Francisco, Californiaa, AS. Organisasi ini didirikan tahun 1952 di kota Honolulu, Hawai yang bertujuan untuk mempromosikan daerah – daerah di kawasan Asia Pasifik. Keanggotaan PATA terdiri dari wakil – eakil pemerintah dan perusahaan – perusahaan angkutan Internasional atau regional, agen – agen perjalanan dan industri prhotelan dan organisasi dalam dunia kepariwisataan. Indonesia menjadi anggota PATA pada tahun 1957, sejak itu Indonesia sudah dua kali menjadi tuan rumah kofrensi tahunan tujuannya untuk mengembangkan, memajukan, dan memberikan fasilitas – fasilitas kepariwisataan kepariwisataan di seluruh wilayah Asia Pasifik, PATA juga aktif dalam mengembangkan penelitian dan peninjauan kepariwisataan untuk wilayah South East Asia Promotion Centre for Trade Investment and Tourism SEA centerOrganisasi ini berkantor di Tokyo, Jepang. Tujuan organisasi ini adalah untuk membantu pembangunan ekonomi Asia Tenggara dengan jalan memajukan usaha – usaha ekspor dari daerah tersebut, mendorong penanaman modal di daerah itu, dan meningkatkan arus wisatawan ke dan melalui Asia daripada keanggotaan dalam organisasi ii terletak di bidang – bidang promosi dan pemasaran, riset, pendidikan dan latihan penulisan karya – karya ilmiah, penyelenggaraan berbagai seminart dan simposium dan tukar menukar data dan informasi. Pada dasarnya oraganisasi kepariwisataan adalah suatu alat pengawasan dan juga pemberi arah dalam pengembangan kepariwisataan baik di tingkat nasional maupun DI TINGKAT NASIONALDi Indonesia umumnya dijumpai dua bentuk organisasi kepariwisataan yaitu government tourist office, dan private tourist tourist office adalah organisasi kepariwisataan yang dibentuk oleh pemerinmtah sebagai suatu bidang yang diberi tanggungjawab mengenai pengembangan dan pembinaan kepariwisataan pada umumnya baik di tingkat asional, regional, maupun lokal. Seperti di Indonesia misalnya, secara nasional kepariwisataan berada di bawah Kantor Wilayah Departemen Pariwisata Pos dan Telekomunikasi dan Dinas Pariwisata Daerah Tingkat Tourist office adalah organisasi kepariwisataan yang merupakan asosiasi dari macam – macam kelompok perusahaan industri pariwaisata yang fungi dan kedudukannya merupakan rekanan bagi government tourist office. Di Indonesia organisasi seacam ini misalnya Perhimpunan Hotel dan RestoraN Indonesia PHRI, Association of Indonesian Travel Agent ASITA, Himpunan Pramuwisata Indonesia HPI dan lain sebagainya. Organisasi – organisasi yang termasuk dalam Govermet Tourist Office adalah Direktorat Jendral Pariwisata, Deparnas, Baparnas, Deparpostel, dan Diparda. 1. Direktorat Jendral PariwisataBerdasarkan surat keputusan Menteri Perhubungan No. tanggal 2 September 1975, tugas pokok Direktorat jendral Pariwisata diatur sebgai berikuta. Dirjen Pariwisata mempunyai tugas melaksanakan sebgaian tugas poko departemen perhubungan di bidang kepariwisataan berdasarkan kebiijkasanaan yang Sekretaris Dirjen Pariwisata memiliki tugas memberi pelayanan teknis dan administratif bagi seluruh satuan oraganisasi dalam lingkungan Dirjen Pariwisata dalam rangka pelaksanaan tugas pokok Dirje Direktorat Bina Pemasaran Pariwisata mempunyai tugas melaksanakan sebagian tugas pokok Dirjen Pariwista di bidang pemasaran wisata, berdasarkan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh Dirjen Direktorat bina pelayanan wisata mempunyai tugas melaksanakan sebgaian tugas pokok Dirjen Pariwisata di bidang pelayanan wisata berdasarkan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh Dirjen Pusat Pendidikan dan Latihan Pariwisata, mempunyai tugas membina dan mengkoordinasikan semua unit pelaksanaan pendidikan dan pelatihan pariwisata di lingkungan departemen sesuai dengan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh kepala Pusat penelitian dan pengembangan pariwisata mempunyai tugas menyelenggarakan pembinaan semua unit penelitian dan pengembangan pariwisata berdasarkan kebijaksanaan teknis yang ditetapkan oleh kepala bagian penelitian dan pengembangan DEPARNAS Dewan Pertimbangan kepariwisataan NasionalDewan ini membantu presiden dalam menetapkan kebijaksanaan umum di bidang pengembangan kepariwisataan nasional. Dewan ini diketuai oleh menteri negara EKUIN dan anggotanya terdiri dari 12 menteri ditambah Gubernur Bank Sentral serta Ketua BAPPARNAS Badan Pengembangan Pariwisata nasionalBadan ini dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden No. 9 tahun 1969 yang merupakan Badan Konsultatatif yang membantu menteri Pariwisata Pos dan telekomunikasi di bidang – anggotanya terdiri dari- para direktur jendral yang erat hubngannya dengan bidang kepariwisataan- para ketua himpunan yang mewakili industri pariwisata- para ahli yang dipandang perluAdapun tugas – tugasnya adalaha. Mengajukan Usul dan memberikan saran atas keijaksanaan pengembangan pariwisata Mengajukan usul dan memberikan saran tentang langkah – langkah pelaksanaan terhadap kebijaksanaan yang telah Mengadakan koordinasi dalam hal penyusunan langkah – langkah pelaksanaan terhadap kebijaksanaan di masing- masing Mengadakan koordinasi dalam hal penyusunan langkah – langkah kebiujaksanaan yang menyangkut kebijaksanaan di masing – masing bidang Memberi penilaian tentang buah pikiran mengenai hal – hal yang menyangkut pengembangan pariwisata Deparpostel Departemen Pariwisata Pos dan TelekomunikasiDeparpostel bertugas melaksanakan tugas pokok dan fungsi departemen di propinsi yang bersangkutan antara laina. mengumpulkan dan mengolah data dan menyusun rencana dan program kepariwisataan, pos, dan Melaksanakan pembinaan usaha kepariwisataan di bidang pemasaran wisata dan pelayan wisatac. Melaksankan pembinaan usaha pos, dan telekomunikasi di bidang pengendalian frekwensi dan pelayanan, pos, dan Memberikan pelayan administratif kepada semua satuan organisasi di lingkungan kantor wilayah Departemen Pos dan Diparda Dinas Pariwisata DaerahDinas Pariwisata Daerah dipimpin oleh seorang kepala dinas dalam melaksanakan urusan rumah tangga daernya dalam bidang kepariwisataan yang menyangkut; urusan objek wisata, urusan pramuwisata, urusan losmen, penginapan remaja, pondok wisata, perkemahan, rumah makan, bar kawasan wisata, rekreasi, dan hiburan umum serta promosi menyelenggarakan tugasnya Diparda memiliki fungsia. merumuskan kebijaksanaan teknik, pemberian bimbingan, pembinan dan perijinan dengan dasar kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Gubernus kepala Melaksankan tugas pokok sesuai denganperaturan perundang – undangan yang Mengumpulkan data, pengadaan penelitian, dan penganalisaan data sebagai bagian perencanaan pengembangan kepariwisataan di pariwisata yang termasuk private tourist office adalah1. ASITA association of the Indonesian Tour & Travel AgenciesASITA adalah organisasi yang menjadi wadah bagi pengusaha perusahaan perjalanan Indonesia, dalam bahasa Indonesia bernama Asosiasi Perusahaan Perjalanan Indonesia. Organisasi ini didirikan di Jakarta tahun 1971 dan memiliki beberapa tujuan yaitua. berusaha memajukan dan melindungi kepentingan industri kepariwisataan nasional dan kepentingan para Meni gkatkan citra PARIWISATA Indonesia dengan memberikan kepuasan, rasa aman,adanya kepastian perlindungan dan jaminan kepentingan tanpa mengorbankan kepentingan sesama Menuskseskan program pembangunan nasional melalui sektor kepariwisataan sesuai dengan garis – garis besar haluan negara dan rencana pembangunan PUTRI Perhimpunan Usaha Taman rekreasi IndonesiaPerhimpunan Objek wisata Indonesiaaa atau lebih sering dikenal dengan PUTRI didirkan tanggal 10 November 1977. Adapun maksud didrikan PUTRI ini adalah sebagai wadah perjuangan kepentingan bersama dan mengabdi profesi dalam usaha mengelola dan penegmbangan budaya serta lingkungan alam dan kesejahteraan beberapa tujuan organisasi PUTRI yaitua. membina dan mengembangkan objek wisata dalam rangka mengembangkan pariwisata nusantara dan Menanamkan dan memupuk rasa cinta tanah air melalui penyaajian objek wisata dalam usaha ikut berperan membentuk manusia Indonesia Membina dan meningkatkan kemampuan mengelola objek – objek wisata dalam rangka meningkatkan HPI Himpunan Pramuwisata IndonesiaHPI adalah organisasi profesional non politik dan mandiri yang merupakan waah persatuan dan kesatuan pribadi yang profesinya adalah bertugas secara aktif menggalakkan dan melaksanakan pembangunan pariwisata secara teratur, tertib dan berkesinambungan,meumpuk dan menigkatkan semangat serta kesadaran nasional sebagai warganegara RI serta memiliki tanggungjawab asosiasi terhadap lingkungan dan enigkatkan PHRI Perhimpunan Hotel dan Restoran IndoensiaKegiatan organisasi ini adalah membantu para anggota dengan cara memberikan perlindungan, masukan, bimbingan dan konsultasi serta pendidikan untuk meningkatkan mutu hotel/akomodasi, restoran, dan jasa boga,s esama anggota mengkoordinasikan dan meningkatkan kerjasama atar anggota dan organisasi lain di bidang kepariwisataan baik di dalam maupun di luar negeri, melakukan kegiatan penelitian perencanaan dan penegmbangan, melakukan promosi untuk meningkatkan kepariwisataan dalam dan luar negeri. , Page 2
Softskill yang satu ini akan membantu kamu melewati segala dimanika di dunia kerja. 7. Kerja sama dan kolaborasi. Soft skill selanjutnya yang harus dimiliki oleh seorang profesional muda adalah kemampuan kerja sama dan kolaborasi. Menjadi seseorang yang bisa diajak bekerja sama di dalam tim sangat penting untuk kariermu.
Jelaskan Dan Sebutkan Tujuh Organisasi Kepariwisataan Yang Ada Di Dunia – Organisasi kepariwisataan adalah organisasi yang mengatur dan mengurusi perkembangan pariwisata di dunia. Organisasi ini dapat berupa badan pemerintah ataupun organisasi internasional dan regional. Organisasi kepariwisataan berfokus pada pengembangan pariwisata, mempromosikan pariwisata, menciptakan produk pariwisata, meningkatkan kualitas dan produktivitas pariwisata, serta meningkatkan pengalaman tamu. Organisasi kepariwisataan adalah salah satu faktor penting dalam mengembangkan pariwisata. Dalam dunia pariwisata terdapat tujuh organisasi kepariwisataan terkemuka yang mencakup skala global. Tujuh organisasi tersebut adalah World Tourism Organization WTO, United Nations World Tourism Organization UNWTO, Pacific Asia Travel Association PATA, Caribbean Tourism Organization CTO, African Travel and Tourism Association ATTA, European Travel Commission ETC dan World Tourism and Travel Council WTTC. Masing-masing organisasi memiliki tujuan dan misi yang berbeda-beda, tetapi semuanya berkontribusi untuk mengembangkan pariwisata di dunia. World Tourism Organization WTO adalah badan pemerintah yang didirikan pada tahun 1975. WTO adalah organisasi internasional yang bertujuan untuk meningkatkan pariwisata dunia melalui pengembangan strategi, kerja sama, dan pelatihan. WTO menyediakan layanan berbagai informasi pariwisata dan mengelola program-program yang dirancang untuk meningkatkan pengalaman tamu. United Nations World Tourism Organization UNWTO adalah badan mandiri PBB yang berfokus pada pengembangan pariwisata dunia. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan pariwisata dengan mempromosikan tujuan wisata, meningkatkan kualitas dan produktivitas pariwisata, dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosial melalui pariwisata. UNWTO juga menyediakan layanan informasi pariwisata, kerja sama, dan pelatihan untuk meningkatkan pengembangan pariwisata. Pacific Asia Travel Association PATA adalah organisasi regional yang berfokus pada pengembangan pariwisata di Asia Pasifik. Sejak tahun 1951, PATA telah mengkhususkan diri dalam mempromosikan tujuan wisata di Asia Pasifik dan berpartisipasi dalam menciptakan produk pariwisata. PATA juga menyediakan layanan informasi pariwisata, pelatihan, dan kerja sama untuk meningkatkan pengalaman tamu. Caribbean Tourism Organization CTO adalah organisasi regional yang berfokus pada pengembangan pariwisata di Karibia. CTO bertujuan untuk mempromosikan tujuan wisata di Karibia, meningkatkan kualitas dan produktivitas pariwisata, dan meningkatkan pengalaman tamu. CTO juga menyediakan layanan informasi pariwisata, pelatihan, dan kerja sama untuk meningkatkan pengembangan pariwisata. African Travel and Tourism Association ATTA adalah organisasi regional yang berfokus pada pengembangan pariwisata di Afrika. ATTA bertujuan untuk mempromosikan tujuan wisata di Afrika, meningkatkan kualitas dan produktivitas pariwisata, dan meningkatkan pengalaman tamu. ATTA juga menyediakan layanan informasi pariwisata, pelatihan, dan kerja sama untuk meningkatkan pengembangan pariwisata. European Travel Commission ETC adalah organisasi regional yang berfokus pada pengembangan pariwisata di Eropa. ETC bertujuan untuk mempromosikan tujuan wisata di Eropa, meningkatkan kualitas dan produktivitas pariwisata, dan meningkatkan pengalaman tamu. ETC juga menyediakan layanan informasi pariwisata, pelatihan, dan kerja sama untuk meningkatkan pengembangan pariwisata. World Tourism and Travel Council WTTC adalah organisasi yang berfokus pada pengembangan pariwisata di seluruh dunia. WTTC bertujuan untuk mempromosikan tujuan wisata di seluruh dunia, meningkatkan kualitas dan produktivitas pariwisata, dan meningkatkan pengalaman tamu. WTTC juga menyediakan layanan informasi pariwisata, pelatihan, dan kerja sama untuk meningkatkan pengembangan pariwisata. Organisasi kepariwisataan memainkan peran penting dalam pengembangan pariwisata dunia. Tujuh organisasi kepariwisataan terkemuka yang ada di dunia adalah World Tourism Organization WTO, United Nations World Tourism Organization UNWTO, Pacific Asia Travel Association PATA, Caribbean Tourism Organization CTO, African Travel and Tourism Association ATTA, European Travel Commission ETC dan World Tourism and Travel Council WTTC. Organisasi-organisasi ini berkontribusi dengan mempromosikan tujuan wisata, meningkatkan kualitas dan produktivitas pariwisata, dan meningkatkan pengalaman tamu.
Akhirnyamuncul MOU yang menyatakan bahwa obyek wisata air terjun Jumog pengelolanya menjadi 3 pihak yang terkait yaitu : Pemerintah Desa Berjo, Pemerintah Daerah Karanganyar dan Bp. Abdullah Farad.Mulai tahun 2008 anggaran (dana) untuk pengembangan obyek wisata ditanggung oleh tiga pihak yang terkait.
Jelaskan Dan Sebutkan Tujuh Organisasi Kepariwisataan Yang Ada Di Dunia – Organisasi kepariwisataan adalah organisasi yang berfokus pada aspek pengembangan wisata dan pariwisata. Organisasi ini melibatkan para ahli dari berbagai disiplin ilmu untuk mempromosikan dan mengembangkan bisnis dan industri pariwisata. Organisasi kepariwisataan menyediakan platform untuk menyebarkan informasi dan menyimpan data yang relevan dengan industri pariwisata. Organisasi-organisasi kepariwisataan adalah organisasi yang berfokus pada pengembangan wisata dan pariwisata di seluruh dunia. Berikut adalah tujuh organisasi kepariwisataan terkenal yang ada di dunia 1. World Tourism Organization WTO adalah organisasi kepariwisataan internasional yang didirikan pada tahun 1975. Ini adalah organisasi yang didukung oleh PBB yang bertugas untuk mempromosikan dan mengembangkan industri pariwisata di seluruh dunia. 2. International Tourism Partnership ITP adalah organisasi nirlaba yang didirikan oleh sejumlah perusahaan pariwisata internasional. ITP bertujuan untuk mendukung dan mempromosikan perusahaan-perusahaan pariwisata yang peduli lingkungan dan menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab. 3. The Pacific Asia Travel Association PATA adalah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 1951. Ini adalah organisasi yang terdiri dari ahli-ahli dari berbagai sektor pariwisata di Asia Pasifik. PATA mempromosikan pariwisata di Asia Pasifik, mengembangkan produk pariwisata dan menyediakan platform untuk meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata. 4. World Travel and Tourism Council WTTC adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 1990. Tujuan utama organisasi ini adalah untuk mempromosikan pariwisata dan meningkatkan pengembangan pariwisata di seluruh dunia. 5. Caribbean Tourism Organization CTO adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1985. Ini adalah organisasi yang terdiri dari ahli-ahli dari semua negara-negara yang berada di Karibia. CTO bertujuan untuk meningkatkan pengembangan pariwisata di Karibia. 6. African Tourism Organization ATO adalah organisasi regional yang didirikan pada tahun 1990. Ini adalah organisasi yang terdiri dari ahli-ahli dari semua negara-negara di Afrika. ATO bertujuan untuk mempromosikan dan mengembangkan pariwisata di Afrika. 7. World Tourism Alliance WTA adalah organisasi internasional yang didirikan pada tahun 2004. Ini adalah organisasi yang terdiri dari ahli-ahli dari berbagai sektor pariwisata di seluruh dunia. WTA bertujuan untuk meningkatkan pengembangan pariwisata di seluruh dunia dengan mempromosikan kerjasama antar industri pariwisata. Organisasi-organisasi kepariwisataan yang telah disebutkan di atas adalah organisasi yang bertanggung jawab untuk mempromosikan dan mengembangkan industri pariwisata di seluruh dunia. Mereka menyediakan platform untuk menyebarkan informasi dan menyimpan data yang relevan dengan industri pariwisata dan juga menyediakan dukungan untuk pengembangan pariwisata di seluruh dunia. Oleh karena itu, organisasi kepariwisataan adalah organisasi yang penting dan dapat memainkan peran penting dalam pengembangan pariwisata di seluruh dunia. Penjelasan Lengkap Jelaskan Dan Sebutkan Tujuh Organisasi Kepariwisataan Yang Ada Di Dunia1. Organisasi kepariwisataan adalah organisasi yang berfokus pada aspek pengembangan wisata dan pariwisata. 2. Tujuh organisasi kepariwisataan yang terkenal di dunia adalah World Tourism Organization WTO, International Tourism Partnership ITP, The Pacific Asia Travel Association PATA, World Travel and Tourism Council WTTC, Caribbean Tourism Organization CTO, African Tourism Organization ATO, dan World Tourism Alliance WTA.3. Organisasi kepariwisataan ini menyediakan platform untuk menyebarkan informasi dan menyimpan data yang relevan dengan industri Organisasi kepariwisataan berperan penting dalam mempromosikan dan mengembangkan industri pariwisata di seluruh Organisasi kepariwisataan juga bertanggung jawab untuk mempromosikan kerjasama antar industri pariwisata dan meningkatkan pengembangan pariwisata di seluruh Organisasi kepariwisataan menggunakan berbagai disiplin ilmu untuk mendukung pengembangan Organisasi kepariwisataan juga mempromosikan perusahaan-perusahaan pariwisata yang peduli lingkungan dan menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab. 1. Organisasi kepariwisataan adalah organisasi yang berfokus pada aspek pengembangan wisata dan pariwisata. Organisasi kepariwisataan adalah organisasi yang berfokus pada aspek pengembangan wisata dan pariwisata. Organisasi ini dapat berupa lembaga pemerintah, organisasi non-pemerintah, organisasi swasta, organisasi akademik, dan organisasi lainnya yang bergerak dalam bidang pembangunan pariwisata. Organisasi ini memainkan peran penting dalam meningkatkan kualitas dan pengembangan wisata dan pariwisata di seluruh dunia. Organisasi kepariwisataan menyediakan berbagai jenis layanan dan dukungan untuk meningkatkan pengembangan pariwisata di seluruh dunia. Contohnya, organisasi ini menyediakan konsultasi tentang perencanaan pembangunan pariwisata, pengaturan pengelolaan pembangunan pariwisata, dan juga menyediakan berbagai layanan sosial dan pendidikan bagi para pelaku pariwisata. Organisasi kepariwisataan juga bertanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pariwisata dan mempromosikan pariwisata di seluruh dunia. Berikut adalah tujuh organisasi kepariwisataan yang ada di dunia 1. World Tourism Organization WTO adalah organisasi PBB yang didirikan pada tahun 1975 dan bertanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran tentang pariwisata dan mengatur standar yang berlaku di seluruh dunia. 2. Pacific Asia Travel Association PATA adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 1951 dan bertanggung jawab untuk meningkatkan dan mempromosikan pariwisata di Asia Pasifik. 3. International Travel and Tourism Academy ITTA adalah organisasi pendidikan yang didirikan pada tahun 1999 dan bertanggung jawab untuk memberikan layanan pendidikan dan pelatihan profesional di bidang pariwisata. 4. European Travel Commission ETC adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 1948 dan bertanggung jawab untuk meningkatkan dan mempromosikan pariwisata di Eropa. 5. Caribbean Tourism Organization CTO adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 1983 dan bertanggung jawab untuk meningkatkan dan mempromosikan pariwisata di Karibia. 6. World Travel Market WTM adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 1980 dan bertanggung jawab untuk mempromosikan dan meningkatkan pariwisata di seluruh dunia. 7. International Air Transport Association IATA adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 1945 dan bertanggung jawab untuk meningkatkan dan mempromosikan pariwisata melalui perjalanan udara. Organisasi-organisasi ini telah memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas dan pengembangan pariwisata di seluruh dunia. Mereka telah menyediakan berbagai layanan dan dukungan yang bermanfaat bagi para pelaku pariwisata dan mempromosikan pariwisata di seluruh dunia. Organisasi-organisasi ini juga telah memainkan peran penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pariwisata dan meningkatkan pengembangan pariwisata di seluruh dunia. 2. Tujuh organisasi kepariwisataan yang terkenal di dunia adalah World Tourism Organization WTO, International Tourism Partnership ITP, The Pacific Asia Travel Association PATA, World Travel and Tourism Council WTTC, Caribbean Tourism Organization CTO, African Tourism Organization ATO, dan World Tourism Alliance WTA. Organisasi kepariwisataan adalah organisasi yang menyediakan platform bagi para anggota industri pariwisata untuk berbagi informasi, berkolaborasi, dan bekerja sama. Tujuh organisasi kepariwisataan yang terkenal di dunia membantu untuk meningkatkan layanan pariwisata dan pemahaman antarnegara. Ini merupakan organisasi non-profit yang berfokus pada pengembangan dan peningkatan industri pariwisata. Berikut adalah tujuh organisasi kepariwisataan yang terkenal di dunia World Tourism Organization WTO adalah organisasi kepariwisataan dunia yang didirikan pada tahun 1975. Organisasi ini berfokus pada pengembangan dan peningkatan industri pariwisata melalui pengujian, pemberian saran, dan advokasi. WTO menyediakan informasi terbaru tentang pariwisata, dan organisasi ini juga mempromosikan kerjasama antarnegara untuk meningkatkan layanan pariwisata. International Tourism Partnership ITP didirikan pada tahun 2001 dan adalah organisasi kepariwisataan internasional yang berfokus pada pengembangan dan peningkatan layanan pariwisata. ITP menyediakan dukungan dan pelatihan untuk anggotanya untuk membantu mereka meningkatkan layanan pariwisata mereka. ITP juga berfokus pada peningkatan kualitas layanan pariwisata melalui riset, pelatihan, dan advokasi. The Pacific Asia Travel Association PATA adalah organisasi kepariwisataan regional yang berfokus pada pengembangan dan peningkatan pariwisata di Asia Pasifik. PATA didirikan pada tahun 1951 dan berfokus pada peningkatan kerjasama antarnegara di wilayah Asia Pasifik untuk mempromosikan pariwisata dan membuat pariwisata lebih dapat diakses. World Travel and Tourism Council WTTC adalah organisasi kepariwisataan dunia yang berfokus pada pengembangan dan peningkatan industri pariwisata. WTTC didirikan pada tahun 1990 dan berfokus pada peningkatan kerjasama antarnegara untuk meningkatkan layanan pariwisata. WTTC juga memberikan dukungan dan pelatihan bagi anggotanya untuk membantu mereka meningkatkan layanan pariwisata mereka. Caribbean Tourism Organization CTO adalah organisasi kepariwisataan regional yang berfokus pada pengembangan dan peningkatan pariwisata di Karibia. CTO didirikan pada tahun 1954 dan berfokus pada peningkatan kerjasama antarnegara untuk mempromosikan pariwisata dan membuat pariwisata lebih dapat diakses. African Tourism Organization ATO adalah organisasi kepariwisataan regional yang berfokus pada pengembangan dan peningkatan pariwisata di Afrika. ATO didirikan pada tahun 1993 dan berfokus pada peningkatan kerjasama antarnegara untuk mempromosikan pariwisata dan membuat pariwisata lebih dapat diakses. World Tourism Alliance WTA adalah organisasi kepariwisataan internasional yang berfokus pada pengembangan dan peningkatan industri pariwisata. WTA didirikan pada tahun 2012 dan berfokus pada peningkatan kerjasama antarnegara untuk meningkatkan layanan pariwisata. WTA juga memberikan dukungan dan pelatihan bagi anggotanya untuk membantu mereka meningkatkan layanan pariwisata mereka. Organisasi kepariwisataan dunia yang terkenal ini sangat penting untuk mempromosikan pariwisata dan meningkatkan layanan pariwisata di seluruh dunia. Mereka berfokus pada peningkatan kerjasama antarnegara, riset, pelatihan, dan advokasi untuk meningkatkan industri pariwisata. Dengan cara ini, mereka membantu meningkatkan pengalaman pariwisata dan mempromosikan kerjasama antarnegara untuk meningkatkan layanan pariwisata. 3. Organisasi kepariwisataan ini menyediakan platform untuk menyebarkan informasi dan menyimpan data yang relevan dengan industri pariwisata. Organisasi kepariwisataan adalah badan atau lembaga yang bergerak dalam bidang pariwisata. Organisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan produk yang ditawarkan oleh industri pariwisata. Organisasi ini juga bertujuan untuk mempromosikan pariwisata dan meningkatkan jumlah wisatawan. Organisasi ini menyediakan platform untuk menyebarkan informasi dan menyimpan data yang relevan dengan industri pariwisata. Ada tujuh organisasi kepariwisataan yang terkenal di dunia, yaitu 1. World Tourism Organization WTO. WTO adalah organisasi internasional yang bertanggung jawab untuk mempromosikan pariwisata di seluruh dunia. Organisasi ini menyediakan informasi yang relevan tentang pariwisata dan juga menciptakan program untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya pariwisata. 2. The Pacific Asia Travel Association PATA. PATA adalah organisasi regional yang bertujuan untuk mengembangkan dan mempromosikan pariwisata di kawasan Asia-Pasifik. Organisasi ini menyediakan berbagai macam informasi tentang destinasi pariwisata di kawasan ini. 3. Organisation for Economic Co-operation and Development OECD. OECD adalah organisasi internasional yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan dan produk yang ditawarkan oleh industri pariwisata. Organisasi ini juga menyediakan informasi tentang berbagai macam aspek pariwisata, termasuk pengembangan pariwisata, serta menyediakan platform untuk menyebarkan informasi dan menyimpan data yang relevan dengan industri pariwisata. 4. The International Air Transport Association IATA. IATA adalah organisasi yang bertanggung jawab untuk mempromosikan layanan transportasi udara dan memastikan bahwa layanan tersebut beroperasi dengan standar yang tinggi. Organisasi ini juga menyediakan informasi yang relevan tentang industri pariwisata. 5. World Travel & Tourism Council WTTC. WTTC adalah organisasi yang bertujuan untuk mendorong pengembangan dan promosi pariwisata di seluruh dunia. Organisasi ini menyediakan informasi tentang industri pariwisata dan berbagai macam program untuk meningkatkan kualitas layanan dan produk yang ditawarkan oleh industri pariwisata. 6. International Association of Travel Agents IATA. IATA adalah organisasi yang bertujuan untuk mendorong pengembangan dan promosi layanan perjalanan dan menyediakan informasi tentang berbagai macam layanan yang tersedia. Organisasi ini juga menyediakan platform untuk menyebarkan informasi dan menyimpan data yang relevan dengan industri pariwisata. 7. Association of British Travel Agents ABTA. ABTA adalah organisasi yang bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan kualitas layanan yang ditawarkan oleh industri pariwisata di Inggris. Organisasi ini menyediakan informasi tentang berbagai macam layanan pariwisata di Inggris dan juga menyediakan platform untuk menyebarkan informasi dan menyimpan data yang relevan dengan industri pariwisata. Organisasi kepariwisataan di atas bertujuan untuk mempromosikan pariwisata, meningkatkan kualitas layanan dan produk yang ditawarkan oleh industri pariwisata, serta menyediakan platform untuk menyebarkan informasi dan menyimpan data yang relevan dengan industri pariwisata. Dengan adanya organisasi kepariwisataan ini, diharapkan industri pariwisata akan dapat berkembang dengan baik dan dapat memberikan layanan dan produk yang berkualitas tinggi kepada para wisatawan. 4. Organisasi kepariwisataan berperan penting dalam mempromosikan dan mengembangkan industri pariwisata di seluruh dunia. Organisasi kepariwisataan berperan penting dalam mempromosikan dan mengembangkan industri pariwisata di seluruh dunia. Salah satu cara paling efektif untuk meningkatkan jumlah turis adalah memberdayakan organisasi kepariwisataan untuk mempromosikan destinasi dan aktivitas pariwisata. Organisasi kepariwisataan adalah organisasi yang didirikan untuk mempromosikan pariwisata di suatu daerah atau negara. Mereka dapat menyediakan informasi pariwisata, mempromosikan destinasi pariwisata, dan bekerja sama dengan berbagai pihak untuk mengembangkan industri pariwisata. Organisasi kepariwisataan di seluruh dunia berfungsi sebagai wadah bagi para stakeholder untuk berkolaborasi dan bertukar informasi untuk tujuan pariwisata. Organisasi ini juga mendukung penelitian pariwisata, pengembangan destinasi, dan promosi, yang membantu meningkatkan kunjungan turis. Organisasi kepariwisataan juga dapat berkontribusi pada pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan dan meningkatkan kinerja ekonomi, yang merupakan aspek penting dari pertumbuhan industri pariwisata di seluruh dunia. Berikut adalah tujuh organisasi kepariwisataan penting yang ada di dunia 1. Organisasi Perjalanan Dunia WTTC adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 1990 yang mempromosikan pariwisata sebagai sektor penting dalam perekonomian. WTTC memiliki anggota yang berasal dari sektor swasta, organisasi nirlaba, dan pemerintah, yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui pariwisata yang berkelanjutan. 2. Organisasi Pariwisata Dunia UNWTO adalah organisasi multilateral yang didirikan pada tahun 1975 yang mempromosikan pariwisata sebagai sektor ekonomi yang penting. UNWTO menyediakan berbagai layanan, termasuk pengembangan strategi, pelatihan, dan bantuan teknis untuk membantu pemerintah dalam mempromosikan pariwisata. 3. Federasi Sektor Penerbangan Internasional IFALPA adalah organisasi profesional yang didirikan pada tahun 1948 yang berfokus pada pengembangan dan peningkatan industri penerbangan. IFALPA menyediakan kesempatan kepada para pemangku kepentingan untuk berbagi informasi tentang industri penerbangan dan pengembangan pariwisata. 4. International Air Transport Association IATA adalah organisasi swasta yang didirikan pada tahun 1945 yang bekerja sama dengan pemerintah dan badan internasional untuk menciptakan standar dan praktik terbaik dalam industri penerbangan. IATA juga berfokus pada upaya untuk mempromosikan penerbangan dan pariwisata di seluruh dunia. 5. Asosiasi Hotel dan Penginapan Internasional IH&RA adalah organisasi nirlaba yang didirikan pada tahun 1949 yang menyediakan berbagai layanan bagi industri hotel dan penginapan. IH&RA juga bertanggung jawab untuk mempromosikan industri hotel dan penginapan serta pariwisata. 6. Asosiasi Pengelola Rekreasi Internasional IAAPA adalah organisasi swasta yang didirikan pada tahun 1918 yang bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk mempromosikan dan mengembangkan industri rekreasi di seluruh dunia. IAAPA juga mempromosikan pariwisata di seluruh dunia. 7. Asosiasi Bisnis Pariwisata & Perjalanan Internasional ABTA adalah organisasi swasta yang didirikan pada tahun 1950 yang menyediakan berbagai layanan bagi para pelaku bisnis pariwisata dan perjalanan di seluruh dunia. ABTA juga mempromosikan pariwisata di seluruh dunia. Organisasi kepariwisataan memiliki peran penting dalam mempromosikan dan mengembangkan industri pariwisata di seluruh dunia. Mereka menyediakan informasi dan dukungan untuk para pemangku kepentingan, serta membantu dalam mengembangkan strategi dan program pariwisata. Dengan adanya organisasi kepariwisataan, industri pariwisata di seluruh dunia akan terus berkembang dan meningkatkan jumlah turis. 5. Organisasi kepariwisataan juga bertanggung jawab untuk mempromosikan kerjasama antar industri pariwisata dan meningkatkan pengembangan pariwisata di seluruh dunia. Organisasi kepariwisataan adalah sekelompok pihak yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pariwisata, mempromosikan tujuan wisata, dan meningkatkan pemahaman tentang pariwisata di seluruh dunia. Organisasi ini juga bertanggung jawab untuk mempromosikan kerjasama antar industri pariwisata dan meningkatkan pengembangan pariwisata di seluruh dunia. Organisasi kepariwisataan di seluruh dunia diarahkan untuk mengembangkan dan meningkatkan pengalaman wisata, meningkatkan pemahaman tentang pariwisata, dan meningkatkan kerjasama antar industri pariwisata. Ada banyak organisasi kepariwisataan yang berbeda yang telah muncul untuk mempromosikan tujuan wisata dan meningkatkan pemahaman tentang pariwisata di seluruh dunia. Berikut adalah tujuh organisasi kepariwisataan yang ada di dunia 1. PBB Kepariwisataan UNWTO Organisasi PBB Kepariwisataan adalah organisasi internasional yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pariwisata dan melindungi hak-hak wisatawan. UNWTO juga bertanggung jawab untuk mempromosikan kerjasama antar industri pariwisata dan meningkatkan pengembangan pariwisata di seluruh dunia. 2. Organisasi Kepariwisataan Eropa ETOA Organisasi Kepariwisataan Eropa adalah organisasi yang didirikan untuk meningkatkan pengalaman wisata di Eropa. Organisasi ini juga bertanggung jawab untuk mempromosikan kerjasama antar industri pariwisata dan meningkatkan pengembangan pariwisata di seluruh dunia. 3. Organisasi Kepariwisataan Internasional ITOA ITOA adalah organisasi internasional yang didirikan untuk meningkatkan pengalaman wisata di seluruh dunia. Organisasi ini juga bertanggung jawab untuk mempromosikan kerjasama antar industri pariwisata dan meningkatkan pengembangan pariwisata di seluruh dunia. 4. Organisasi Kepariwisataan ASEAN ASEANTA ASEANTA adalah organisasi kepariwisataan yang didirikan untuk meningkatkan pengalaman wisata di wilayah ASEAN. Organisasi ini juga bertanggung jawab untuk mempromosikan kerjasama antar industri pariwisata dan meningkatkan pengembangan pariwisata di seluruh dunia. 5. Organisasi Kepariwisataan Amerika Utara NATA NATA adalah organisasi kepariwisataan yang didirikan untuk meningkatkan pengalaman wisata di Amerika Utara. Organisasi ini juga bertanggung jawab untuk mempromosikan kerjasama antar industri pariwisata dan meningkatkan pengembangan pariwisata di seluruh dunia. 6. Organisasi Kepariwisataan Asia-Pasifik APTA APTA adalah organisasi kepariwisataan yang didirikan untuk meningkatkan pengalaman wisata di wilayah Asia-Pasifik. Organisasi ini juga bertanggung jawab untuk mempromosikan kerjasama antar industri pariwisata dan meningkatkan pengembangan pariwisata di seluruh dunia. 7. Organisasi Kepariwisataan Afrika ATTA ATTA adalah organisasi kepariwisataan yang didirikan untuk meningkatkan pengalaman wisata di wilayah Afrika. Organisasi ini juga bertanggung jawab untuk mempromosikan kerjasama antar industri pariwisata dan meningkatkan pengembangan pariwisata di seluruh dunia. Semua organisasi kepariwisataan memiliki tujuan yang sama yaitu untuk meningkatkan pengalaman wisata, mempromosikan tujuan wisata, dan meningkatkan pemahaman tentang pariwisata di seluruh dunia. Organisasi kepariwisataan juga bertanggung jawab untuk mempromosikan kerjasama antar industri pariwisata dan meningkatkan pengembangan pariwisata di seluruh dunia. Hal ini penting untuk meningkatkan kualitas wisata di seluruh dunia dan membantu meningkatkan perekonomian di seluruh dunia. 6. Organisasi kepariwisataan menggunakan berbagai disiplin ilmu untuk mendukung pengembangan pariwisata. Organisasi Kepariwisataan adalah organisasi yang bertujuan untuk mendorong pengembangan dan peningkatan pariwisata di seluruh dunia. Organisasi ini bertanggung jawab untuk mengharmoniskan daya tarik pariwisata dengan tantangan dan persyaratan yang dibutuhkan untuk menciptakan kondisi yang aman dan sehat bagi wisatawan. Organisasi ini juga bertanggung jawab untuk mempromosikan dan meningkatkan kesadaran global tentang pariwisata. Organisasi kepariwisataan memiliki berbagai bentuk, termasuk organisasi yang didirikan oleh pemerintah, organisasi swasta, organisasi non-pemerintah, organisasi profesional, asosiasi industri, dan organisasi akademis. Organisasi-organisasi ini menyediakan berbagai layanan, termasuk edukasi, pengembangan, penelitian, informasi, dan promosi. Organisasi-organisasi kepariwisataan menggunakan berbagai disiplin ilmu untuk mendukung pengembangan pariwisata. Disiplin-disiplin ini termasuk antropologi, geografi, ekonomi, sosiologi, psikologi, manajemen, hukum, teknik, dan teknologi. Disiplin-disiplin ini digunakan untuk memahami dan memprediksi perilaku wisatawan, menganalisis dampak pariwisata pada lingkungan, mengembangkan destinasi pariwisata, meningkatkan kepuasan wisatawan, dan meningkatkan kesejahteraan warga setempat. Beberapa organisasi kepariwisataan terkenal di dunia adalah World Tourism Organization WTO, World Travel & Tourism Council WTTC, Pacific Asia Travel Association PATA, International Air Transport Association IATA, International Hotel & Restaurant Association IHRA, dan Caribbean Tourism Organization CTO. Berikut adalah tujuh organisasi kepariwisataan yang ada di dunia 1. World Tourism Organization WTO organisasi ini didirikan untuk mempromosikan pariwisata dunia dan meningkatkan pembangunan ekonomi, sosial, dan budaya melalui pariwisata. 2. World Travel & Tourism Council WTTC organisasi ini didirikan untuk meningkatkan pembangunan pariwisata dunia dengan mempromosikan pariwisata yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. 3. Pacific Asia Travel Association PATA organisasi ini didirikan untuk mempromosikan pariwisata di kawasan Asia Pasifik dan menyediakan platform untuk meningkatkan kolaborasi dan kerja sama antar pemangku kepentingan. 4. International Air Transport Association IATA organisasi ini didirikan untuk mempromosikan penerbangan internasional dan menciptakan kerangka kerja yang komprehensif untuk meningkatkan pengalaman wisatawan. 5. International Hotel & Restaurant Association IHRA organisasi ini didirikan untuk mempromosikan industri perhotelan dan restoran dan menyediakan berbagai layanan untuk meningkatkan pengalaman pengunjung. 6. Caribbean Tourism Organization CTO organisasi ini didirikan untuk mempromosikan pariwisata di wilayah Karibia dan memastikan bahwa pengembangan pariwisata berkelanjutan. 7. World Leisure Organization WLO organisasi ini didirikan untuk meningkatkan pemahaman tentang kegiatan rekreasi dan untuk mempromosikan kegiatan rekreasi yang bertanggung jawab. Organisasi-organisasi kepariwisataan ini bertujuan untuk mempromosikan dan meningkatkan kesadaran global tentang pariwisata. Organisasi ini juga bertanggung jawab untuk melindungi lingkungan dan komunitas serta menciptakan kondisi yang aman dan sehat bagi wisatawan. Selain itu, organisasi-organisasi ini menggunakan berbagai disiplin ilmu untuk mendukung pengembangan pariwisata, seperti antropologi, geografi, ekonomi, sosiologi, psikologi, manajemen, hukum, teknik, dan teknologi. 7. Organisasi kepariwisataan juga mempromosikan perusahaan-perusahaan pariwisata yang peduli lingkungan dan menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab. Organisasi kepariwisataan adalah lembaga yang bertujuan untuk meningkatkan pengalaman pariwisata, mempromosikan destinasi pariwisata, dan mempromosikan pariwisata secara luas. Tujuh organisasi kepariwisataan yang ada di dunia adalah World Tourism Organization WTO, Pacific Asia Travel Association PATA, International Air Transport Association IATA, Caribbean Tourism Organization CTO, Association of British Travel Agents ABTA, World Travel & Tourism Council WTTC, dan International Hotel & Restaurant Association IHRA. World Tourism Organization WTO didirikan pada tahun 1975 dan merupakan organisasi internasional yang mengatur kerjasama pariwisata antar negara. WTO menyediakan layanan berbasis web untuk memberikan informasi tentang pariwisata, mengembangkan sistem untuk meningkatkan kualitas pariwisata, dan mempromosikan destinasi pariwisata yang aman dan ramah lingkungan. Pacific Asia Travel Association PATA didirikan pada tahun 1951 dan didedikasikan untuk meningkatkan industri pariwisata di kawasan Asia Pasifik. PATA menyediakan berbagai jenis layanan dan program untuk mempromosikan pariwisata, mengembangkan pengalaman pariwisata, dan meningkatkan kualitas pariwisata di wilayah tersebut. International Air Transport Association IATA didirikan pada tahun 1945 dan merupakan organisasi internasional yang mengatur kerjasama transportasi udara. IATA menyediakan jasa untuk menyediakan informasi tentang penerbangan, mempromosikan penerbangan, dan meningkatkan kualitas layanan penerbangan. Caribbean Tourism Organization CTO didirikan pada tahun 1985 dan bertujuan untuk meningkatkan industri pariwisata di Karibia. CTO menyediakan berbagai layanan dan program untuk mempromosikan destinasi pariwisata di Karibia, mengembangkan pengalaman pariwisata, dan meningkatkan kualitas layanan pariwisata di wilayah tersebut. Association of British Travel Agents ABTA didirikan pada tahun 1950 dan bertujuan untuk meningkatkan kualitas layanan pariwisata di Inggris. ABTA menyediakan berbagai layanan dan program untuk mempromosikan pariwisata, mengembangkan pengalaman pariwisata, dan meningkatkan kualitas layanan pariwisata di wilayah tersebut. World Travel & Tourism Council WTTC didirikan pada tahun 1990 dan merupakan organisasi internasional yang mengatur kerjasama pariwisata antar negara. WTTC menyediakan berbagai layanan dan program untuk mempromosikan pariwisata, mengembangkan pengalaman pariwisata, dan meningkatkan kualitas layanan pariwisata. Organisasi kepariwisataan juga mempromosikan perusahaan-perusahaan pariwisata yang peduli lingkungan dan menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab. WTO telah mengembangkan sejumlah inisiatif untuk mempromosikan pariwisata yang ramah lingkungan, termasuk mengkampanyekan penggunaan energi bersih, meningkatkan kesadaran lingkungan, dan mengurangi dampak pariwisata terhadap lingkungan. PATA telah mengembangkan Program Peduli Lingkungan Eco-Tourism Program untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan mengurangi dampak pariwisata terhadap lingkungan. IATA juga telah mengembangkan program-program untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, mengurangi dampak pariwisata terhadap lingkungan, dan mempromosikan pariwisata yang ramah lingkungan. Dengan demikian, organisasi kepariwisataan memiliki peran yang penting dalam mempromosikan pariwisata yang ramah lingkungan dan menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab. Organisasi ini memberikan informasi dan layanan yang berguna untuk mempromosikan pariwisata yang aman, ramah lingkungan, dan bertanggung jawab. Dengan cara ini, organisasi kepariwisataan dapat membantu untuk meningkatkan pengalaman pariwisata yang aman, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
.

jelaskan dan sebutkan tujuh organisasi kepariwisataan yang ada di dunia